Feel Good Network memperluas ekosistem kreatif independennya dengan menggandeng Lengua.(Dok.Istimewa)
FEEL Good Network memperluas ekosistem kreatif independennya dengan menggandeng Lengua, agensi kreatif yang berfokus pada strategi social-first. Bergabungnya Lengua ditujukan untuk memperkuat kemampuan jaringan dalam strategi media sosial, produksi konten, storytelling yang disesuaikan dengan karakter setiap platform, serta engagement berbasis creator.
Langkah tersebut dilakukan di tengah perubahan lanskap media sosial yang semakin dinamis. Perbedaan karakter audiens, algoritma, dan pola konsumsi konten membuat strategi yang berhasil di satu platform belum tentu memberikan hasil serupa di platform lain.
Kondisi itu membuat media sosial dinilai tidak lagi cukup ditempatkan sebagai saluran distribusi pada tahap akhir kampanye. Brand perlu memasukkan pemahaman terhadap perilaku audiens, budaya, dan karakter platform sejak tahap awal penyusunan strategi dan proses kreatif.
Lengua membawa pendekatan tersebut ke dalam Feel Good Network dengan fokus pada pemahaman karakter masing-masing platform, perilaku audiens, serta kesenjangan budaya yang dapat dikembangkan menjadi peluang kreatif. Pendekatan itu juga diarahkan untuk menghasilkan konten yang mampu menarik perhatian tanpa menghilangkan identitas brand.
PORTOFOLIO LENGUA
Salah satu portofolio Lengua adalah kolaborasinya dengan Grab Indonesia. Sejak 2024, Lengua telah terlibat dalam lebih dari 40 kampanye Grab yang mencakup strategi, KOL, storytelling berbasis platform, hingga produksi konten untuk ekosistem media sosial.
Salah satu kampanye yang diangkat adalah #MelajuDenganSyantiek, yang mengemas program perekrutan pengemudi perempuan Grab menjadi percakapan yang lebih luas di media sosial. Kampanye tersebut menempatkan pengemudi perempuan sebagai tokoh utama dan menggunakan creator untuk memperkuat pesan.
Menurut data yang disampaikan perusahaan, kampanye tersebut menghasilkan 26,6 juta views, 8 juta reach, dan 1,3 juta engagements. Kampanye itu juga disebut menghasilkan lebih dari 20.000 prospek pengemudi perempuan dengan estimasi ROI sebesar 2,82 kali.
Kinerja Lengua juga mendapat pengakuan melalui sejumlah ajang penghargaan industri regional, antara lain Hashtag Asia Awards dan Content Marketing Awards Asia-Pacific (CMAA). Sepanjang 2026, Lengua meraih 16 penghargaan dari kedua ajang tersebut, terdiri atas dua Gold, empat Silver, dan 10 Bronze.
Co-Founder & CEO Feel Good Network Wisnu Satya Putra mengatakan masuknya Lengua bukan hanya untuk menambah layanan, tetapi memperkuat spesialisasi dalam jaringan tersebut.
“Bergabungnya Lengua bukan sekadar tentang memperluas layanan yang kami tawarkan. Ini adalah tentang memperkuat ekosistem yang telah kami bangun. Ketika brand menghadapi platform sosial yang semakin kompleks, mereka membutuhkan para spesialis yang memahami budaya, algoritma, creator, dan konten—semuanya terhubung dalam satu strategi pertumbuhan,” ujar Wisnu dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (26/8).
RUANG PENDEKATAN
Sementara itu, Co-Founder & Managing Director Lengua Darryl Driyarto Han mengatakan bergabungnya agensi tersebut memberikan ruang untuk mengembangkan pendekatan social-first melalui ekosistem yang lebih luas.
“Kami tidak pernah menjadi agensi yang paling lantang di dalam sebuah ruangan, dan itu merupakan pilihan yang kami ambil secara sadar. Selama bertahun-tahun, kami berfokus membangun craft, people, dan perspektif berbasis budaya yang berangkat dari pemahaman terhadap manusia sebelum platform,” kata Darryl.
Menurut Darryl, bergabung dengan Feel Good Network tidak mengubah karakter yang selama ini dibangun Lengua. Sebaliknya, integrasi tersebut dinilai membuka ruang bagi perspektif Lengua untuk diterapkan dalam skala yang lebih luas.
Di dalam Feel Good Network, Lengua akan bekerja bersama sejumlah unit spesialis, antara lain Innercircle, 8RICKS, dan Tales Asia, serta tim yang menangani content, creator, media, dan data.
Integrasi tersebut ditujukan untuk memperkuat kemampuan jaringan dalam menyediakan spesialis sesuai kebutuhan klien, mulai dari pengembangan brand platform dan full-funnel creative hingga social culture, produksi konten, community building, serta pengukuran pertumbuhan.
Bergabungnya Lengua menjadi bagian dari langkah Feel Good Network membangun ekosistem kreatif independen yang lebih terhubung di Asia Tenggara, dengan pendekatan yang menyesuaikan bagaimana brand ditemukan, digunakan, dibagikan, dan berkembang di tengah perubahan perilaku masyarakat. (E-2)









































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340293/original/053973400_1757170402-20250906AA_Indonesia_U-23_vs_Macau-07_2.JPG)








