Hattrick, Pesawat Alami Insiden di Landasan Pacu Bandara Sultan Hasanuddin

2 hours ago 1
Hattrick, Pesawat Alami Insiden di Landasan Pacu Bandara Sultan Hasanuddin SELAMA tiga hari berturut-turut, ada tiga pesawat yang mengalami insiden di landasan pacu Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.(Dok. )

BANDARA Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, kembali mencatat insiden di landasan pacu untuk ketiga kalinya dalam tiga hari berturut-turut. Pada Rabu (26/8), sebuah pesawat charter milik PT VAST Intra Avia dilaporkan mengalami kendala teknis saat berada di area bandara.

Berbeda dengan dua insiden sebelumnya yang melibatkan pesawat milik TNI Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL), kali ini kendala dialami oleh pesawat surveillance sipil. PGS. Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, mengonfirmasi kejadian tersebut.

Kronologi dan Evakuasi

Pesawat dengan tipe Piper PA-31 Navajo tersebut dilaporkan mengalami masalah pada sistem penguncian roda atau wheel lock. Segera setelah menerima laporan, tim personel bandara dikerahkan ke lokasi untuk melakukan prosedur evakuasi.

Proses pemindahan pesawat dari landasan pacu menuju apron berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Taufan memastikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan tepat sehingga tidak mengganggu alur lalu lintas udara secara signifikan.

Detail Insiden Pesawat PT VAST Intra Avia:

Waktu Kejadian Rabu, 26 Agustus 2026
Operator PT VAST Intra Avia
Tipe Pesawat Piper PA-31 Navajo (Surveillance)
Kendala Teknis Wheel Lock (Roda Terkunci)
Rute Penerbangan Makassar (UPG) - Juanda, Surabaya (SUB)
Durasi Evakuasi ± 30 Menit

Dampak Operasional

Meskipun ini merupakan insiden ketiga dalam tiga hari terakhir, pihak Angkasa Pura Indonesia menegaskan bahwa operasional penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin tetap berjalan normal. Hal ini dimungkinkan karena bandara memiliki lebih dari satu landasan pacu (runway).

"Tidak terdapat penerbangan dari Bandara Sultan Hasanuddin yang terdampak, karena Bandara Sultan Hasanuddin memiliki runway yang lain. Operasional bandara juga tetap berjalan normal," ujar Taufan.

Saat ini, pesawat Piper PA-31 Navajo tersebut telah berada di apron untuk menjalani pemeriksaan teknis lebih lanjut sebelum diizinkan melanjutkan penerbangan menuju Bandara Juanda, Surabaya. (LN/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |