Iran dan Oman Sepakati Koridor Pelayaran Sementara di Selat Hormuz

6 hours ago 1
Iran dan Oman Sepakati Koridor Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Ilustrasi(Xinhua.)

PEMERINTAH Iran dan Oman secara resmi membahas pembentukan koridor pelayaran sementara di Selat Hormuz sebagai langkah strategis untuk memulihkan lalu lintas maritim yang terganggu akibat konflik di Timur Tengah. Kesepakatan ini mencakup rencana pembersihan ranjau laut di jalur yang menjadi urat nadi energi dunia tersebut.

Pembahasan intensif tersebut berlangsung dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, di Teheran pada Selasa (25/8) waktu setempat. Kedua negara menyepakati kerangka kerja bertahap yang akan menjadi landasan pengaturan navigasi di wilayah tersebut.

Koridor Navigasi dan Pembersihan Ranjau

Dalam pernyataan bersama yang dirilis pihak Oman, kerangka kerja tersebut mencakup dua poin utama:

  • Pembentukan koridor navigasi sementara yang dikelola secara bersama oleh Iran dan Oman.
  • Pelaksanaan proyek pembersihan ranjau laut di sepanjang jalur pelayaran untuk menjamin keamanan kapal tanker.

Melalui unggahan di platform X, Menlu Oman Badr Albusaidi menyatakan bahwa pengumuman resmi mengenai koridor sementara ini diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat. "Pengelolaan selat pada masa mendatang dan solusi permanen akan menyusul pada waktunya," ujar Albusaidi.

Selain koridor sementara, kedua negara akan melanjutkan perundingan teknis untuk menentukan pola pengelolaan permanen. Hal ini mencakup mekanisme pertukaran informasi, pengaturan lalu lintas kapal, serta penyediaan layanan keamanan navigasi. Iran dan Oman juga menekankan pentingnya melibatkan negara-negara Teluk lainnya dalam pembahasan ini.

Dampak Terhadap Pasar Energi Global

Selat Hormuz merupakan titik krusial yang melayani sekitar seperlima dari total ekspor minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dunia. Gangguan di jalur ini telah memberikan tekanan besar terhadap pasar energi internasional.

Aspek Jalur Pelayaran Keterangan
Volume Perdagangan ~20% ekspor minyak dan LNG dunia
Status Saat Ini Terganggu akibat blokade dan ranjau
Rencana Baru Koridor sementara & pembersihan ranjau

Ketegangan dengan Amerika Serikat

Meskipun koordinat geografis rute baru telah disepakati, Teheran tetap mengajukan syarat berat sebelum membuka selat secara penuh. Iran menuntut Amerika Serikat untuk menghentikan blokade laut, mencabut sanksi sektor minyak, serta mencairkan aset Iran yang dibekukan di luar negeri.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump melalui Truth Social mengklaim bahwa Angkatan Laut AS telah menyingkirkan atau meledakkan seluruh ranjau di perairan internasional Selat Hormuz. Trump juga mengeluarkan peringatan keras terhadap Teheran.

"Iran telah diberi tahu bahwa setiap kapal atau perahu yang memasang ranjau baru akan segera dan secara sistematis dihancurkan. Kebijakan tanpa toleransi terhadap pemasangan ranjau berlaku penuh," tegas Trump.

Lalu lintas kapal di Selat Hormuz diharapkan tidak lagi mengalami gangguan. Pelaku pasar global terus memantau perkembangan teknis dari kesepakatan Iran-Oman ini untuk memastikan stabilitas pasokan energi. (AFP/Dhk/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |