Ilustrasi(magnific)
MENIKMATI secangkir teh dengan cita rasa dan aroma maksimal memerlukan teknik penyeduhan yang tepat. Indonesian Tea Specialist sekaligus Master Blender OZA Tea, Oza Sudewo, mengungkapkan bahwa kunci utama kelezatan teh dimulai dari pemilihan bahan baku hingga durasi perendaman.
Dalam ajang Tea Master Cup Indonesia 2026 yang digelar di Food & Hospitality Indonesia 2026, JIEXPO Kemayoran, Jakarta, dikutip Senin (27/7), Oza menekankan pentingnya menggunakan teh kualitas specialty grade. Selain kualitas daun, pemilihan air sebagai media seduh menjadi faktor krusial yang sering diabaikan.
"Pastikan teh yang digunakan adalah specialty grade. Kedua, gunakan air mineral. Ini sangat dasar namun penting, karena air PAM mengandung kaporit atau klorin yang sangat merusak rasa teh," ujar Oza.
Suhu dan Waktu Penyeduhan
Oza menjelaskan bahwa setiap jenis teh memiliki karakteristik unik yang membutuhkan perlakuan berbeda. Secara umum, suhu air dan durasi seduh menjadi penentu apakah karakter rasa teh akan keluar secara optimal atau justru rusak.
| Teh Hitam | 100°C | 3 - 5 Menit |
| Teh Hijau | Sekitar 90°C | 2 - 3 Menit |
Hindari Mengaduk Daun Teh
Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan masyarakat adalah mengaduk atau menggoyang-goyangkan daun teh saat proses penyeduhan. Menurut Oza, kebiasaan ini justru memicu over-extraction.
"Jangan pernah mengaduk atau mengocok daun teh. Kita sering terbiasa menggoyang-goyangkan teh celup. Dalam teh specialty, hal itu akan menyebabkan over-extract. Rasa sepet yang seharusnya nikmat akan berubah menjadi getir atau pahit karena zat tanin keluar berlebihan," jelasnya.
Ia juga menyarankan agar ampas teh segera diangkat begitu waktu penyeduhan selesai. Membiarkan daun teh terendam terlalu lama, apalagi hingga seharian, akan merusak profil rasa asli dari teh tersebut.
Tips Memilih Teh bagi Pemula
Bagi masyarakat yang baru ingin mengeksplorasi dunia specialty tea, Oza memberikan tips sederhana dalam memilih produk. Kualitas teh dapat dilihat langsung dari bentuk fisiknya.
Ia menyarankan untuk memilih teh dengan bentuk daun yang masih utuh atau whole leaf, bukan dalam bentuk bubuk. "Semakin utuh bentuk daunnya, semakin tinggi kualitas teh tersebut," pungkas Oza. (Ant/Z-1)

















































