Buntut Polisi Terlibat Narkoba, Kompolnas Ingatkan Pentingnya Pengawasan Berjenjang

3 hours ago 3
Buntut Polisi Terlibat Narkoba, Kompolnas Ingatkan Pentingnya Pengawasan Berjenjang Polisi Terlibat Narkoba.(Dok. Antara)

KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) menekankan pentingnya pengawasan melekat oleh atasan menyusul penangkapan Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Ajun Komisaris (AKP) Pardiman. Oknum perwira tersebut diringkus Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri atas dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba.

Anggota Kompolnas Mohammad Choirul Anam menyatakan bahwa pengawasan langsung dalam struktur kewenangan sangat krusial untuk mencegah penyalahgunaan wewenang. Menurutnya, peran Kapolres maupun atasan langsung lainnya menjadi kunci agar personel tidak terjerumus dalam tindak pidana.

“Memang perlu tetap pengawasan melekat oleh Pak Kapolres, oleh siapa pun atasan langsung dalam struktur kewenangan. Pengawasan melekat ini menjadi penting untuk memastikan bahwa tidak ada penyalahgunaan kewenangan,” ujar Anam dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/7).

Anam juga mendesak agar Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri serta Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri memeriksa atasan AKP Pardiman. Langkah ini diperlukan guna memvalidasi apakah fungsi pengawasan di internal Polres Tangsel telah berjalan sesuai prosedur atau terdapat kelalaian.

Lebih lanjut, mantan anggota Komnas HAM tersebut mengapresiasi langkah tegas Bareskrim Polri. Penangkapan ini dinilai sebagai bukti komitmen institusi Polri dalam melakukan pembersihan internal tanpa pandang bulu, sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh personel kepolisian.

“Langkah Bareskrim untuk melakukan pengusutan, pengungkapan, penangkapan, dan lain sebagainya terhadap internal anggota kepolisian, ini langkah yang positif,” tambahnya.

Dalam operasi tersebut, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri tidak hanya menangkap AKP Pardiman, tetapi juga mengamankan enam anggota Polres Tangsel lainnya serta seorang anggota Polda Aceh. Para oknum tersebut diduga terlibat dalam peredaran gelap narkoba dan penyalahgunaan wewenang dalam penegakan hukum kasus narkotika. (Ant/Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |