Menkopolkam Waspadai Perekrutan Teroris via Internet, RAN PE Fase II Diluncurkan

2 hours ago 3
Menkopolkam Waspadai Perekrutan Teroris via Internet, RAN PE Fase II Diluncurkan Forum Penguatan Kolaborasi Pelaksanaan RAN PE Fase II di Jakarta, Senin (27/7).(MI/HO)

MENTERI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago memberikan peringatan keras terkait pergeseran pola perekrutan jaringan terorisme. Saat ini, internet telah menjadi media utama bagi kelompok radikal untuk menjaring anggota baru, dengan sasaran yang kian mengkhawatirkan.

"Internet digunakan sebagai alat perekrutan. Ironisnya, banyak anak dan perempuan yang dilibatkan," ujar Djamari dalam Forum Penguatan Kolaborasi Pelaksanaan RAN PE Fase II di Jakarta, Senin (27/7).

Menyikapi ancaman tersebut, pemerintah resmi memulai implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) Fase II untuk periode 2026–2029.

Djamari menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif pemerintah daerah sebagai garda terdepan dalam melakukan pencegahan di wilayah masing-masing.

Fokus Strategis RAN PE Fase II

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Eddy Hartono, menjelaskan bahwa RAN PE Fase II merupakan hasil evaluasi mendalam terhadap ancaman sepanjang 2023–2025. Data menunjukkan adanya tren penyebaran paham radikal nihilistik dan upaya perekrutan global melalui ruang digital yang secara spesifik menyasar generasi muda.

Program ini mengintegrasikan 111 target aksi yang dirangkum ke dalam sembilan tema strategis. Strategi utama diarahkan pada penguatan ketahanan keluarga, komunitas, lembaga pendidikan, serta pengamanan ruang digital sebagai benteng pertahanan masyarakat.

Aspek Utama Detail Informasi
Dasar Hukum Perpres Nomor 8 Tahun 2026
Periode Pelaksanaan 2026 – 2029
Jumlah Target Aksi 111 Target Aksi
Sasaran Rentan Anak-anak, Perempuan, dan Generasi Muda
Leading Sector BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme)

Sembilan Tema Strategis

Untuk memastikan penanganan yang komprehensif, RAN PE Fase II mencakup sembilan pilar utama yang melibatkan kolaborasi lintas sektor:

  1. Kesiapsiagaan Nasional
  2. Penelitian dan Pengembangan
  3. Ketahanan Komunitas dan Keluarga
  4. Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan, Anak, dan Pemuda
  5. Komunikasi Strategis
  6. Media dan Sistem Elektronik
  7. Deradikalisasi
  8. Hak Asasi Manusia dan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
  9. Perlindungan Saksi dan Korban, serta Kemitraan Internasional

Eddy Hartono menekankan bahwa RAN PE Fase II bukan sekadar dokumen kebijakan, melainkan pedoman bersama untuk membangun daya tangkal nasional.

Forum peluncuran ini dihadiri oleh perwakilan dari 70 kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil, yang menunjukkan komitmen kolektif dalam memutus rantai ekstremisme berbasis kekerasan di Indonesia. (Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |