Kronologi Bentrokan Maut di Jalan Tambak Menteng, Ternyata Ini Pemicunya!

3 hours ago 3
Kronologi Bentrokan Maut di Jalan Tambak Menteng, Ternyata Ini Pemicunya! Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, dipicu masalah sepele.(Dok. MetroTv)

BENTROKAN maut pecah di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026) pagi, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa insiden ini dipicu oleh perselisihan sepele di sebuah warung sarapan sebelum meluas menjadi aksi perusakan dan penyerangan antarkelompok.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar (AKBP) Roby Heri Saputra, menyatakan satu korban meninggal dunia setelah sempat kritis dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sementara itu, satu korban lain masih dalam kondisi kritis dan tiga lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menjelaskan keributan bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan penyelidikan sementara, cekcok terjadi saat sekelompok orang hendak membeli sarapan namun merasa tidak terlayani dengan baik. Kelompok tersebut sempat pergi sambil menggeber sepeda motor, lalu kembali bersama rekan-rekannya untuk merusak gerobak nasi uduk di lokasi.

"Dari kejadian perusakan tempat penjualan itu, dibalas oleh warga sekitar menyerang tempat dari kelompok tersebut, sehingga terjadilah keributan," ujar AKBP Roby Heri Saputra dilansir dari Antara, Senin (27/7).

Dampak Kerusakan dan Penangkapan

Bentrokan ini tidak hanya memakan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan satu bangunan semi permanen dan empat unit sepeda motor hangus terbakar. Di lokasi kejadian, polisi menemukan puing bangunan, jejak darah, serta batu, namun belum menemukan senjata tajam yang digunakan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan sekitar 15 orang untuk pemeriksaan intensif. Tiga di antaranya, yakni pria berinisial S, T, dan U, ditangkap karena diduga terlibat langsung dalam aksi kekerasan tersebut.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai perusakan rumah ibadah adalah hoaks. Kapolsek Menteng memastikan tidak ada rumah ibadah yang dirusak dan meminta warga tidak terprovokasi isu liar.

Kondisi Terkini

Hingga Minggu malam, situasi di Jalan Tambak dilaporkan telah kondusif. Personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Kodim 0501, serta BKO Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya disiagakan di lokasi untuk mencegah bentrokan susulan. Polisi masih mendalami legalitas kelompok yang menempati lahan kosong di lokasi tersebut serta peran masing-masing pihak yang terlibat. (Ant/Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |