Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu orang wisatawan terseret arus ombak pantai Karangpapak Santolo, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut dalam kondisi meninggal dan dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk.(Doc Tim SAR gabungan)
TIM Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan satu wisatawan terseret arus ombak Pantai Karangpapak Santolo, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut sejauh 800 meter.
Korban selanjutnya, dibawa petugas menuju RSUD Pameungpeuk hingga proses pencarian masih terus dilakukan terhadap dua orang wisatawan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, pencarian terhadap tiga wisatawan terseret arus ombak Pantai Karangpapak Santolo, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet berhasil menemukan satu orang bernama Murdani Siahaan (18), warga Aceh Tenggara, Kota Cane, Kabupaten Aceh Tenggara.
Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan sejauh 800 meter sekitar pukul 11.00 WIB siang dalam kondisi meninggal.
"Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari tiga korban atas nama Murdani Siahaan, dalam kondisi meninggal. Akan tetapi, pencarian masih dilakukan terhadap dua wisatawan bernama Irfan Nababan (18), warga Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut dan Ardi M Nababan (27), warga Kabupaten Sumedang," ujar, Ade Dian Permana, Rabu (26/8/2026).
Menurut Ade, operasi SAR masih dilakukan untuk menemukan dua korban lainnya yang tereseret arus ombak hingga memastikan proses pencarian tetap mengedepankan keselamatan personil melalui penerapan safety procedure dan kesiapsiagaan tim medis.
Namun, operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mengoptimalkan seluruh unsur dan peralatan yang tersedia hingga korban lainnya ditemukan.
"Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, gelombang, arus laut dan mematuhi arahan petugas keselamatan. Jangan memaksakan diri untuk berenang atau beraktivitas di area berbahaya,” katanya.
Sementara itu, Kasat Polairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin mengatakan, pencarian terhadap 3 orang wisatawan telah berhasil menemukan satu orang Murdani Siahaan, warga Aceh Tenggara, Kota Cane, Kabupaten Aceh Tenggara.
Pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan menerjunkan kapal Patroli, satu unit mobil Jeep, dua unit kendaraan ATV dan kapal nelayan.
"Penyisiran selama beberapa jam, sekitar pukul 11.00 WIB tim SAR gabungan telah berhasil menemukan satu orang korban terdampar di sekitar Muara Kancil dalam kondisi meninggal kurang lebih 1 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian awal. Pencarian yang dilakukannya melakukan penyisiran melalui jalur darat ke arah barat mengikuti arah angin dan dua korban lain masih belum ditemukan," pungkasnya. (AD)









































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340293/original/053973400_1757170402-20250906AA_Indonesia_U-23_vs_Macau-07_2.JPG)








