Tim gabungan berusaha memadamkan titik api di Gunung Cendono, Jawa Timur(Dok.Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur)
TIM gabungan masih menemukan lima titik panas yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Cendono tepatnya di area Hutan Tahura R Soerjo, Mojokerto, Jawa Timur.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi di Surabaya, Kamis (16/7), mengatakan dari lima titik api, baru satu dipadamkan, itupun belum sepenuhnya padam. Ia menjelaskan kondisi lapangan menjadi kendala petugas untuk memadamkan api.
“Belum bisa dipadamkan total kondisi lapangan sulit dijangkau petugas. Kini petugas juga masih ditempat di sekitar lokasi untuk bergerak lagi besok,” kata Jumadi.
Hal itu, kata dia, disebabkan karena medan tiitik api di Gunung Cendono berada di jurang sangat curam, untuk mendekat perlu waktu lama. Yang bisa dilakukan, memadamkan di lokasi lain agar tidak merembet.
Ia mengatakan petugas gabungan, Personil BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Mojokerto, Polsek Pacet, Koramil Pacet, Tahura R. Soerjo, Masyarakat Peduli Api ( MPA), Potensi Relawan, dan masyarakat sekitar membantu pemadaman.
Meskipun demikian, tim terkendala medan yang berat sehingga mereka harus bergantian untuk mendekat ke titik api.
“Jangan sampai petugas yang menjadi korban, saat tidak bisa dijangkau dan sudah kelelahan mereka ditarik ke posko,” ujarnya.
Jumadi menjelaskan Dinas Kehutanan Jawa Timur masih berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat agar ada bantuan water bombing atau alternatif lain. Cara tersebut diharapkan bisa mengatasi kebakaran di Gunung Cendono. (H-4)


















































