Timnas voli putra Indonesia.(Foto dok. SEA V Cup)
TIMNAS voli putra Indonesia mengawali SEA V Cup 2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah mengalahkan Kamboja 3-0 di Candon City Arena, Filipina, Kamis (16/7).
Skuad Garuda menuntaskan pertandingan dengan skor 25-18, 25-18, dan 25-21. Hasil tersebut membuka peluang Indonesia untuk melangkah ke babak semifinal. Asisten pelatih timnas voli putra, Nur Widayanto, mengatakan kemenangan itu diawali dengan analisis terhadap permainan Kamboja. Tim pelatih mempelajari rekaman pertandingan lawan pada pagi hari sebelum laga untuk mencari celah yang bisa dimanfaatkan.
Dari hasil evaluasi tersebut, Indonesia menemukan kelemahan pada penerimaan bola Kamboja, terutama pemain bernomor punggung sembilan. Karena itu, servis para pemain Indonesia diarahkan ke posisi tersebut.
"Kami melihat penerimaan bola mereka, khususnya pemain nomor sembilan, tidak terlalu baik. Karena itu, servis diarahkan kepadanya dan banyak poin yang berhasil kami dapatkan," kata Nur dalam keterangannya, Kamis (16/7).
Strategi tersebut berjalan efektif. Servis Hendra Kurniawan dan Farhan Halim menghasilkan banyak poin sekaligus menyulitkan Kamboja membangun serangan pada dua set pertama yang dimenangkan Indonesia dengan skor identik 25-18.
Kamboja memberikan perlawanan lebih ketat pada set ketiga. Indonesia sempat kehilangan ritme permainan dan tertinggal sebelum tim pelatih melakukan evaluasi pada waktu istirahat teknis kedua.
Nur menjelaskan timnya kemudian kembali memainkan pola permainan sendiri serta melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Rama dan Dio menggantikan Alfin dan Nibras. "Kami melakukan rotasi dengan memasukkan Rama dan Dio. Perubahan itu berjalan baik karena Indonesia kembali meraih poin demi poin hingga memenangi set ketiga," ujarnya.
Indonesia akhirnya membalikkan keadaan dan menutup set ketiga dengan kemenangan 25-21 untuk memastikan kemenangan 3-0 atas Kamboja. Pada SEA V Cup 2026, Indonesia tergabung di Grup B bersama Kamboja dan Filipina, sedangkan Grup A dihuni Thailand, Vietnam, dan Myanmar. Seri pertama berlangsung di Candon City, Filipina, pada 15-19 Juli, sebelum berlanjut ke seri kedua di Indonesia pada 22-26 Juli 2026.
Indonesia selanjutnya akan menghadapi tuan rumah Filipina pada Jumat (17/7) pukul 16.30 WIB. Enam negara peserta dibagi ke dalam dua grup, dengan dua tim terbaik dari masing-masing grup lolos ke semifinal yang digelar pada 18 Juli. Perebutan tempat ketiga dan final akan berlangsung sehari kemudian. (Ndf/P-3)


















































