Wabah Ebola di RD Kongo: 500 Orang Meninggal, Penularan Komunitas Meningkat

2 weeks ago 23
 500 Orang Meninggal, Penularan Komunitas Meningkat Ilustrasi.(Magnific)

WABAH ebola di Republik Demokratik (RD) Kongo menunjukkan eskalasi yang mengkhawatirkan. Berdasarkan laporan terbaru otoritas kesehatan yang dirilis pada Minggu (5/7), jumlah korban meninggal dunia akibat virus mematikan ini telah melampaui angka 500 jiwa, sementara penularan di tingkat komunitas dilaporkan masih terus berlangsung.

Data resmi mencatat total 1.561 kasus ebola terkonfirmasi di negara tersebut. Dari keseluruhan kasus, sebanyak 506 orang dinyatakan meninggal dunia, 254 pasien berhasil sembuh, dan 628 pasien lain masih menjalani perawatan intensif maupun isolasi di rumah sakit.

Selain kasus konfirmasi, otoritas kesehatan setempat juga tengah memantau 354 kasus suspek. Dari jumlah suspek tersebut, terdapat 110 kematian yang saat ini masih dalam proses investigasi medis untuk memastikan keterkaitannya dengan virus ebola.

Penyebaran Meluas di Tiga Provinsi

Laporan epidemiologi menunjukkan bahwa wabah telah menyebar ke 36 zona kesehatan yang tersebar di tiga provinsi. Pada pekan ke-25 dan ke-26, jumlah kasus terkonfirmasi mingguan mencapai titik tertinggi sejak awal wabah, dengan masing-masing mencatat lebih dari 300 kasus baru per minggu.

Lonjakan angka ini menjadi indikator kuat bahwa penyebaran virus di tengah masyarakat masih aktif dan belum berhasil dikendalikan sepenuhnya oleh otoritas terkait.

Catatan Klinis: Hingga saat ini, jenis virus Ebola bundibugyo belum memiliki vaksin yang disetujui secara resmi maupun terapi pengobatan spesifik yang ditetapkan sebagai standar global.

WHO Mulai Uji Klinis Pengobatan

Merespons situasi yang kian memburuk, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (2/7) mengumumkan dimulainya uji klinis untuk mengevaluasi potensi pengobatan terhadap ebola, khususnya yang disebabkan oleh virus Ebola bundibugyo.

Uji klinis ini dipusatkan di Centre de Management Ebola (CME) yang berlokasi di zona kesehatan Rwampara, Provinsi Ituri. Wilayah ini merupakan salah satu pusat penyebaran utama wabah di RD Kongo saat ini. Langkah ini diharapkan dapat menemukan solusi terapeutik efektif guna menekan angka fatalitas yang terus meningkat. (Xinhua/I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |