Usai Antar Timnas Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Rodri Naik Meja Operasi

4 hours ago 2
Usai Antar Timnas Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Rodri Naik Meja Operasi Gelandang Manchester City Rodri(AFP/Paul ELLIS)

MANAJER baru Manchester City, Enzo Maresca, mengonfirmasi bahwa gelandang andalannya, Rodri, akan menjalani operasi punggung pada Senin mendatang. Kabar ini muncul hanya sepekan setelah pemain berusia 30 tahun tersebut memimpin timnas Spanyol meraih kejayaan di Piala Dunia 2026 dan menyabet gelar Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.

Kondisi fisik Rodri memang menjadi perhatian serius dalam dua musim terakhir di level klub. Setelah sempat absen lama akibat cedera anterior cruciate ligament (ACL) pada kampanye 2024-2025, ia kembali menghadapi serangkaian kendala kebugaran musim lalu. Meski tampil gemilang di Piala Dunia 2026, Maresca menegaskan bahwa tindakan medis diperlukan agar sang pemain bisa pulih sepenuhnya.

"Sekarang, dia akan menjalani operasi pada hari Senin. Setelah itu, dia butuh liburan, istirahat, dan pemulihan sebelum kembali bergabung bersama kami," ujar Maresca dalam konferensi pers pertamanya sejak ditunjuk sebagai bos The Citizens.

Masa Depan Rodri dan Tantangan Maresca

Maresca belum bisa memastikan kapan pemenang Ballon d'Or tersebut akan kembali merumput. Namun, pelatih asal Italia itu dengan tegas menepis spekulasi yang menghubungkan Rodri dengan kepindahan ke Real Madrid. Menurutnya, rumor adalah hal wajar bagi pemain kelas dunia.

"Di sekitar pemain besar selalu ada spekulasi, jadi saya tidak khawatir tentang itu. Saya pikir itu normal, apalagi mereka baru saja menjuarai Piala Dunia dan dia adalah salah satu pemain terbaik. Setiap manajer pasti ingin memiliki Rodri," tegas Maresca.

Terkait persiapan tim, Maresca mengharapkan para pemain yang masih berlibur dapat kembali ke skuad setidaknya tiga atau empat hari sebelum laga Community Shield melawan Arsenal yang dijadwalkan pada Minggu, 16 Agustus mendatang.

Meneruskan Warisan Pep Guardiola

Menjadi suksesor Pep Guardiola yang telah mempersembahkan 20 trofi selama satu dekade di Etihad tentu bukan tugas mudah bagi Maresca. Pelatih berusia 46 tahun itu mengakui besarnya tantangan yang ia hadapi, namun ia merasa terhormat bisa kembali ke klub tempat ia pernah bekerja sebagai asisten Guardiola pada musim Treble 2022-2023.

"Saya menganggap Pep sebagai pelatih terbaik di dunia dalam 20-25 tahun terakhir. Merupakan sebuah tantangan besar untuk menggantikannya, namun ini adalah sebuah hak istimewa," kata mantan pelatih Chelsea tersebut.

Maresca juga menyinggung stabilitas Manchester City yang hanya memiliki tiga manajer dalam 16 tahun terakhir sebagai faktor kunci keberhasilan klub. Ia merasa percaya diri dengan struktur organisasi yang sudah ia kenal baik sejak beberapa tahun lalu.

Update Transfer: Maresca mengisyaratkan akan ada beberapa pergerakan di bursa transfer, namun ia enggan berkomentar lebih jauh mengenai masa depan kiper James Trafford maupun Jack Grealish yang baru kembali dari masa peminjaman di Everton.

Dengan absennya Rodri di awal musim, Maresca kini harus memutar otak untuk menyusun strategi lini tengah City guna mempertahankan dominasi mereka di Liga Primer Inggris. (bbc/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |