Erling Haaland memimpin ritual ikonik Viking Row bersama suporter Norwegia.(FIFA)
SEBUAH pemandangan menarik tersaji di panggung Piala Dunia 2026. Ritual selebrasi ikonik Timnas Norwegia yang dikenal sebagai Viking Row (Dayung Viking), menampilkan momen langka ketika bintang Manchester City, Erling Haaland, maju memimpin jalannya perayaan dengan menabuh drum suporter.
Biasanya, aksi koreografi massal ini dipimpin langsung kapten tim, Martin Odegaard.
Dalam ritual tersebut, ribuan suporter di tribun akan duduk bersama secara serentak, lalu meniru gerakan mendayung kapal Viking sambil meneriakkan yel-yel "Ro!" secara bergemuruh mengikuti ketukan drum. Namun, usai laga, Odegaard dengan sengaja memberikan kehormatan tersebut kepada rekan setimnya. Odegaard membiarkan Haaland memukul drum untuk Viking Row karena Haaland telah menjadi seorang Viking yang sangat baik hari itu. Menurutnya, Haaland sangat layak mendapatkannya, bahkan para pendukung Brasil pun bertahan di stadion untuk menyaksikannya.
Viking Row
Fenomena Viking Row telah mencuri perhatian di seluruh stadion Amerika Utara selama turnamen berlangsung. Dipimpin Odegaard, para pemain Norwegia rutin merayakan kemenangan bersama suporter menggunakan ritual ini. Hubungan emosional yang erat antara pemain dan pendukung begitu terasa, termasuk saat perwakilan suporter harus menyerahkan drum mereka ke lapangan demi perayaan tersebut.
"Para pemain menginginkan drum saya," kata Torstein Hamran, anggota pengurus kelompok suporter Oljeberget Supporterklubb, sambil tertawa.
"Saya harus berlari melintasi beberapa sektor stadion untuk menyerahkannya kepada mereka. Saya membeli drum bekas kecil itu pada tahun 2023, dan sekarang drum itu terkenal di seluruh dunia. Setelah pertandingan, semua orang ingin berfoto dengannya."
Koreografi yang memukau ini awalnya dicetuskan oleh seorang penggemar bernama Ole Froystad pada Desember 2025 sebelum akhirnya diadopsi secara massal oleh suporter. Kehadiran para pemain yang ikut larut dalam gerakan mendayung ini menjadi puncak emosional bagi para pendukung di stadion.
"Mendengar orang-orang meneriakkan 'Ro!' di jalanan New York sungguh luar biasa," aku Froystad. "Itu adalah salah satu momen terbaik dalam hidup saya. Momen lainnya adalah saat melawan Senegal, ketika para pemain duduk dan melakukan Viking Row dengan sangat sinkron bersama para suporter. Saya hampir menangis. Itu sangat luar biasa."
Aksi Haaland yang mengambil alih peran pemimpin tabuhan drum dalam Viking Row tidak hanya membakar semangat suporter Norwegia, tetapi juga menyihir para pendukung lawan yang terpukau melihat kebersamaan unik tersebut. (FIFA/Z-2)

















































