Tim SAR Temukan Remaja yang Hanyut di Sungai Ular, Korban Terseret hingga 16 Kilometer

2 weeks ago 14
Tim SAR Temukan Remaja yang Hanyut di Sungai Ular, Korban Terseret hingga 16 Kilometer Tim SAR gabungan melakukan operasi penyisiran di sepanjang aliran Sungai Ular, untuk mencari seorang remaja yang dilaporkan hanyut terseret arus .(MI/Yoseph Pencawan-HO)

TIM SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Dirga Yuda, 16, remaja yang dilaporkan hanyut di Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara. 

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan muara mangrove, sejauh 16 kilometer dari titik awal lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, menjelaskan bahwa jenazah korban dievakuasi setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya penemuan sesosok mayat di area muara tersebut.

"Setelah dilakukan pengecekan dan evakuasi, korban berhasil ditemukan pada pukul 08.10 WIB dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 16 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga," ungkap Hery, Senin (6/7).

KRONOLOGI KEJADIAN
Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat (3/7) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban tengah mandi bersama sejumlah rekannya di aliran Sungai Ular, Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan.

Naas, korban diduga mengalami kram atau tenggelam sebelum akhirnya terseret arus sungai yang deras. Pihak keluarga bersama warga setempat sempat melakukan upaya pencarian mandiri hingga malam hari, namun tidak membuahkan hasil.

Merespons situasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Bedagai berkoordinasi dan meminta bantuan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan untuk menggelar operasi SAR.

OPERASI PENCARIAN MAKSIMAL
Memasuki hari kedua pencarian, tim gabungan langsung bergerak melakukan penyisiran sejak pukul 07.00 WIB. Selain mengerahkan perahu di sepanjang aliran Sungai Ular, tim juga memaksimalkan alat teknologi canggih.

"Tim juga memanfaatkan alat pendeteksi bawah air Aqua Eye untuk membantu pencarian pada sejumlah titik yang dicurigai," tambah Hery.

Tak berselang lama, sekitar pukul 07.15 WIB, tim mendapat informasi krusial dari warga mengenai penemuan jenazah di kawasan muara mangrove. Petugas langsung meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 07.55 WIB. Proses identifikasi memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Dirga Yuda.

OPERASI SAR RESMI DITUTUP
Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil sinergi dari berbagai unsur yang terlibat dalam Tim SAR Gabungan, meliputi:

  •     Basarnas Medan
  •     BPBD Kabupaten Serdang Bedagai
  •     BPBD Kabupaten Deli Serdang
  •     Polsek Perbaungan
  •     Babinsa, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Hery menegaskan, dengan ditemukannya jasad korban, maka seluruh rangkaian operasi pencarian di Sungai Ular resmi dihentikan.

"Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing setelah proses evakuasi dan penyerahan jenazah kepada keluarga selesai dilakukan," pungkasnya. (YP/P-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |