Ternyata Sama! Orang di Seluruh Dunia Punya Pola Pikir Serupa tentang Tumbuh Kembang Anak

2 weeks ago 14
Ternyata Sama! Orang di Seluruh Dunia Punya Pola Pikir Serupa tentang Tumbuh Kembang Anak Ilustrasi(Magnific)

BAGAIMANA seorang anak memahami dunia di sekitarnya sering kali dianggap sebagai cerminan dari budaya tempat mereka dibesarkan. Namun, sebuah penelitian berskala besar yang diterbitkan dalam jurnal Science baru-baru ini mengungkap fakta yang mengejutkan. Masyarakat di berbagai belahan dunia ternyata memiliki keyakinan yang sangat mirip mengenai bagaimana pikiran seorang anak berkembang seiring bertambahnya usia.

Studi internasional yang dipimpin para peneliti dari University of California, Berkeley, ini melibatkan lebih dari 11.000 peserta yang tersebar di 51 negara. Para responden berasal dari beragam latar belakang demografi, termasuk wilayah perkotaan yang modern, komunitas agraris, hingga masyarakat adat yang terisolasi.

Para peneliti menguji persepsi masyarakat mengenai perkembangan kemampuan kognitif dan sosial pada anak-anak. Hasilnya menunjukkan sebuah konsensus universal yang konsisten. Sebagian besar orang di seluruh dunia sepakat bahwa kemampuan dasar seperti penalaran visual dan pengendalian diri berkembang lebih awal dalam kehidupan anak. Sebaliknya, kemampuan sosial-emosional yang lebih kompleks, seperti memahami emosi orang lain atau bersikap adil, diyakini baru akan matang di usia yang lebih tua.

Meskipun terdapat variasi kecil antarbudaya, kesamaan pandangan dasar ini tetap mendominasi secara global. Pola pikir yang seragam ini melintasi batas-batas geografis, bahasa, tingkat pendidikan, dan status sosial ekonomi.

Penemuan ini memiliki implikasi praktis yang sangat besar bagi dunia pendidikan global dan pola pengasuhan (parenting). Ketika para pendidik atau pembuat kebijakan memahami bahwa ekspektasi terhadap tumbuh kembang anak bersifat universal, mereka dapat merancang kurikulum dan program intervensi anak yang lebih efektif dan dapat diterapkan secara internasional tanpa perlu perombakan budaya yang radikal.

Lebih dari sekadar kesamaan persepsi, studi ini membuktikan adanya intuisi bawaan manusia yang mendasar mengenai fase-fase masa kanak-kanak. Terlepas dari perbedaan cara hidup kita dewasa ini, cara kita melihat dan memahami proses pertumbuhan generasi penerus ternyata tetap sama di mana pun kita berada. Kesamaan ini memberikan dasar pijakan baru bagi para psikolog untuk mengeksplorasi lebih dalam aspek-aspek universal dari perkembangan psikologis manusia yang belum terpetakan sepenuhnya. (Earth/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |