Judel Bellingham dan Harry Kane(Instagram @england)
JUDE Bellingham tampil sebagai pahlawan kemenangan tim nasional Inggris setelah memborong dua gol saat membungkam Meksiko 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Senin (6/7) WIB.
Dua gol Bellingham dan satu gol penalti Harry Kane membawa Inggris menyingkirkan Meksiko 3-2 di Stadion Azteca. The Three Lions memastikan tempat di perempat final meski harus bermain dengan 10 orang setelah Jarell Quansah mendapat kartu merah pada babak kedua.
Kemenangan itu mengantar Inggris menghadapi Norwegia yang diperkuat Erling Haaland pada babak perempat final.
Pelatih Inggris Thomas Tuchel memuji daya juang anak asuhnya yang mampu bertahan hingga akhir pertandingan.
"Ketika keadaan menjadi sulit, mereka tidak pernah menyerah, mereka tidak pernah kehilangan keyakinan. Ini satu langkah lagi," kata Tuchel dikutip dari AFP.
"Kami harus menikmati momen ini. Ini Azteca, ini Meksiko, pertandingan yang gila. Kami meninggalkan segalanya di lapangan. Sekarang saatnya melaju penuh," imbuhnya.
Laga sempat ditunda selama satu jam akibat badai petir dan hujan deras yang mengguyur Mexico City. Meski demikian, lebih dari 80 ribu penonton tetap memadati Stadion Azteca.
Bellingham mencetak dua gol hanya dalam rentang 98 detik pada babak pertama. Julian Quinones dan Raul Jimenez sempat memperkecil ketertinggalan Meksiko, tetapi Inggris mampu mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
Kemenangan tersebut juga menghapus kenangan buruk Inggris di Stadion Azteca saat disingkirkan Argentina pada perempat final Piala Dunia 1986 melalui dua gol Diego Maradona, termasuk gol kontroversial "Hand of God".
Usai pertandingan, Bellingham menyebut kemenangan atas Meksiko sebagai momen terbaik sepanjang kariernya bersama tim nasional Inggris.
"Ini adalah malam terbaik dalam karier saya bersama Inggris. Luar biasa. Saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata saat ini," ujar kata Bellingham.
Ia mengakui pertandingan berlangsung penuh tekanan, terutama setelah Inggris harus bermain dengan 10 orang.
"Sulit merangkum semuanya, gol, penalti untuk kami, penalti untuk mereka, kartu merah. Pertandingan ini benar-benar kacau, tetapi kredit untuk Meksiko, mereka bermain luar biasa. Namun tim ini menunjukkan karakter dan saya bangga," sebut Bellingham.
Bellingham juga memuji mentalitas tim Inggris yang mampu bertahan hingga peluit akhir.
"Pada momen-momen penuh tekanan di masa lalu, saat saya masih menjadi penggemar dan anak-anak, Inggris mungkin sudah menyerah. Namun kami tetap bersatu hingga detik terakhir," katanya.
"Para pemain yang masuk, para pemain yang menjadi starter, semuanya bekerja tanpa lelah dan memberikan segalanya. Itulah jati diri tim ini," imbuhnya.
Bellingham kini telah mengoleksi empat gol dari lima pertandingan di Piala Dunia 2026. Ia berharap performa Inggris dapat menyatukan masyarakat negaranya.
"Di mana pun asal Anda dan apa pun pekerjaan Anda, saya membayangkan semua orang bersatu. Itulah yang saya impikan, menyatukan negara saya dan memberi mereka malam seperti ini. Saya sangat bangga dengan tim ini. Apa yang kami lakukan malam ini luar biasa," tutupnya.

















































