ilustrasi(Magnific)
PANKREAS merupakan organ yang terletak di bagian dalam rongga perut dan memegang peran vital dalam sistem pencernaan serta regulasi gula darah manusia. Organ ini bertugas memproduksi enzim pencernaan untuk memecah makanan, sekaligus memproduksi hormon penting seperti insulin untuk menjaga kadar gula darah tetap normal.
Kanker pankreas kerap baru terdeteksi saat telah memasuki stadium lanjut. Kondisi ini terjadi karena gejala awalnya cenderung tidak spesifik dan sering menyerupai gangguan kesehatan lainnya.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain penyakit kuning, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta gangguan pencernaan yang berlangsung terus-menerus.
Dilansir dari Harvard Health Publishing dan Today, Senin (6/7), dokter spesialis gastroenterologi dari Harvard Medical School mengungkapkan sejumlah gejala tersembunyi kanker pankreas yang wajib diwaspadai:
1. Diabetes tipe baru dengan penurunan berat badan
Menurut laporan Today yang mengutip dokter spesialis gastroenterologi dari Harvard, salah satu gejala awal kanker pankreas yang sering luput dikenali adalah munculnya diabetes atau kadar gula darah tinggi yang baru terjadi, terutama jika disertai penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda peringatan dini, khususnya pada individu berusia di atas 50 tahun atau yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker pankreas. Dokter menjelaskan bahwa diabetes yang berkaitan dengan kanker pankreas, atau diabetes tipe 3c, berbeda dengan diabetes tipe 2 karena umumnya tidak disertai kenaikan berat badan. Gejala ini bahkan dapat muncul beberapa tahun sebelum tanda-tanda kanker pankreas lainnya berkembang.
2. Nyeri Perut
Dokter spesialis gastroenterologi dari Harvard Medical School, Wallace, menjelaskan bahwa nyeri pada perut bagian atas merupakan salah satu gejala khas kanker pankreas. Rasa nyeri umumnya muncul di bagian tengah perut, tepatnya di antara tulang dada dan pusar, dengan karakter yang tumpul dan berlangsung terus-menerus.
Wallace mengatakan nyeri tersebut cenderung semakin memburuk dari waktu ke waktu dan sering menjalar hingga ke punggung. Kondisi ini membuat banyak penderita mengira keluhan yang dialami hanya sebatas nyeri punggung biasa.
3. Penyakit Kuning
Penyakit kuning atau jaundice merupakan salah satu gejala awal kanker pankreas. Kondisi ini ditandai dengan menguningnya kulit dan bagian putih mata, yang terjadi akibat tumor menekan saluran empedu sehingga aliran empedu tersumbat. Akibatnya, urine dapat berubah menjadi lebih gelap menyerupai warna teh atau cola, sementara tinja tampak lebih pucat.
4. Perut kembung mual dan muntah
Gejala kanker pankreas dapat bervariasi, tergantung pada lokasi tumbuhnya tumor. Jika tumor berkembang di bagian kepala pankreas, tumor dapat menekan hingga menyumbat duodenum atau bagian awal usus halus. Kondisi tersebut menghambat aliran makanan sehingga penderita dapat mengalami mual dan muntah sebagai salah satu gejala kanker pankreas.
5. Gatal diseluruh tubuh
Rasa gatal umumnya dikaitkan dengan alergi, kulit kering, atau perubahan cuaca. Namun, gatal yang menetap dan menyebar ke seluruh tubuh juga dapat menjadi salah satu gejala kanker pankreas. Kondisi ini terjadi ketika tumor menyumbat saluran empedu sehingga aliran empedu tersumbat dan pigmen empedu menumpuk di dalam tubuh. Akibatnya, penderita dapat mengalami rasa gatal yang hebat, bahkan sebelum kulit dan bagian putih mata berubah menjadi kuning.
Meskipun kelima gejala di atas tidak selalu serta-merta menandakan adanya kanker pankreas, pemeriksaan medis secara menyeluruh tetap sangat diperlukan jika keluhan muncul secara terus-menerus atau disertai penyusutan berat badan yang drastis. Deteksi dini secara signifikan dapat membantu meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan dan harapan hidup pasien. (Harvard/TodayP-4)

















































