Septears(MI/HO)
SETELAH sukses menyapa pendengar lewat single ketiga berjudul Senyumanmu pada tahun lalu, solois asal Malang, Septears, kini kembali dengan karya terbaru. Bertajuk Hitam, lagu ini menjadi medium bagi Septears untuk menyampaikan emosi paling jujur mengenai realitas sebuah luka yang menetap.
Lagu Hitam memotret fenomena psikologis ketika seseorang meyakini dirinya telah beranjak (move on) dari masa lalu, namun kenyataannya luka tersebut tidak pernah benar-benar hilang. Melalui lagu ini, Septears menggambarkan bagaimana pelarian sejauh apa pun tetap akan menyisakan ruang sepi yang menghantui.
Filosofi Warna Hitam dan Penerimaan Luka
Pemilihan judul Hitam bukan tanpa alasan. Warna ini dianalogikan sebagai bentuk pelarian yang mungkin dipandang negatif oleh orang lain, namun bagi mereka yang sedang berjuang melupakan sesuatu yang sangat melekat, pelarian tersebut menjadi hal yang bisa dibenarkan.
Septears menekankan bahwa poin utama dari proses ini bukanlah menghilangkan luka, melainkan mengubah cara pandang saat mengingat momen indah di masa lalu.
“Luka itu tetap di tempat yang sama, tidak berpindah, mengecil, atau terlupakan. Namun, kita yang meluaskan dunia kita sehingga seolah-olah luka itu tidak pernah ada,” ungkap Septears.
Pesan ini menjadi inti dari lagu tersebut, bahwa hidup akan terus berjalan beriringan dengan memori yang pernah dirasakan.
Sentuhan Ballad Jazz dan Detail Produksi
Secara musikalitas, Hitam dikemas dalam balutan genre ballad jazz. Decky Anugrah, yang bertindak sebagai produser sekaligus arranger, mengungkapkan tantangan dalam menjaga prinsip simple is more pada lagu ini. Ia berupaya menghadirkan suasana "gelap" di tengah hiruk-pikuk pikiran yang ramai.
Salah satu elemen unik dalam lagu ini terletak pada instrumen drum. Di saat lirik dan suasana lagu mencoba beralih ke arah yang lebih cerah, ketukan drum justru menarik pendengar untuk tetap tinggal dalam suasana yang gelap dan kontemplatif.
| Judul Lagu | Hitam |
| Penyanyi | Septears (Solois asal Malang) |
| Genre | Ballad Jazz |
| Produser & Arranger | Decky Anugrah |
| Gitar, Mixing & Mastering | Hanung Paraduta (Paraduta Record) |
| Tim Pendukung | Ilham Nur Syuhada |
| Tanggal Rilis | 16 Juli 2026 |
Harapan untuk Pendengar
Lagu ini berpusat pada penggalan lirik: “Rimbanya sepi pernah ku lalui, walau mungkin ku belum sempat mengakhiri”.
Melalui baris tersebut, Septears ingin menyampaikan bahwa rasa sepi adalah bagian dari perjalanan hidup yang tidak perlu dipungkiri keberadaannya.
Septears berharap Hitam dapat menemukan pendengarnya dan memberikan ruang bagi mereka untuk menerima luka. Alih-alih mencoba melepaskannya dengan paksa, lagu ini mengajak pendengar untuk belajar hidup berdampingan dengan luka tersebut sebagai bagian dari kedewasaan.
Single Hitam dijadwalkan tersedia di berbagai platform musik digital mulai 16 Juli 2026.

















































