Andrea Pirlo(Dok Instagram/Andrea Pirlo)
FEDERASI Sepak Bola Italia (FIGC) resmi mencapai kata sepakat dengan legenda sepak bola Andrea Pirlo untuk mengisi posisi pelatih kepala Timnas Italia hingga akhir Piala Dunia 2030. Mantan maestro lini tengah Gli Azzurri ini diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun guna memimpin proyek kebangkitan total tim nasional menyusul periode transisi yang cukup sulit.
Misi Kebangkitan dan Proyek Jangka Panjang Italia
Penunjukan Andrea Pirlo sebagai nakhoda baru merupakan langkah strategis dari struktur kepemimpinan teknis baru FIGC yang dikomandoi oleh Direktur Teknik Paolo Maldini bersama penasihat khusus Leonardo. Duet legenda AC Milan ini mempercayakan kursi kepelatihan kepada Pirlo untuk merombak sistem pengembangan pemain serta mengembalikan taring Italia di kancah internasional.
Sebelum menjatuhkan pilihan kepada Pirlo, FIGC sempat mencoba mendekati sejumlah juru taktik kelas dunia seperti Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola. Namun, Ancelotti memilih untuk tetap menukangi Timnas Brasil, sementara Guardiola memutuskan mengambil waktu istirahat bersama keluarganya.
Profil Singkat dan Tantangan Perdana Pirlo
Sebagai mantan pemain, Pirlo memiliki rekam jejak mentereng dengan mengantarkan Italia menjuarai Piala Dunia 2006 serta mencatatkan 116 penampilan. Di dunia kepelatihan, ia sempat membesut Juventus dan mempersembahkan gelar Coppa Italia serta Supercoppa Italiana pada musim 2020–2021, selain meniti karier kepelatihan di luar negeri.
Tugas berat kini telah menanti Pirlo untuk mempersiapkan skuad Azzurri menghadapi ajang terdekat, termasuk kualifikasi dan turnamen internasional berikutnya, demi mengembalikan kejayaan sepak bola Italia di panggung dunia. (E-4)

















































