RBFA Kecam Keputusan FIFA Izinkan Folarin Balogun Tampil Lawan Belgia

2 weeks ago 13
RBFA Kecam Keputusan FIFA Izinkan Folarin Balogun Tampil Lawan Belgia Folarin Balogun diturunkan oleh Timnas Amerika Serikat dalam pertandingan babak 16 besar melawan Belgia.(Dok. The Guardian)

ASOSIASI Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) secara resmi melayangkan keberatan keras terhadap keputusan FIFA yang mengizinkan penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, untuk bertanding dalam laga melawan Belgia. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Seattle pada Senin, 6 Juli, pukul 17.00 waktu setempat.

Melalui pernyataan resmi yang dikutip dari unggahan TSN, RBFA mengaku "terkejut" dengan sikap FIFA yang menyatakan Balogun tetap memenuhi syarat bermain. Padahal, pemain tersebut diketahui menerima kartu merah pada pertandingan babak 32 besar saat Amerika Serikat menghadapi Bosnia dan Herzegovina.

Pelanggaran Kode Disiplin FIFA

RBFA menegaskan bahwa keputusan FIFA ini bertentangan dengan regulasi yang berlaku. Mereka merujuk pada Pasal 66.4 dalam Kode Disiplin FIFA, yang secara eksplisit menyatakan bahwa kartu merah, baik langsung maupun tidak langsung, secara otomatis menghasilkan sanksi larangan bertanding pada laga berikutnya.

Selain Kode Disiplin, RBFA juga menyoroti regulasi spesifik Kompetisi Piala Dunia 2026. Berdasarkan Pasal 10.5, setiap pemain atau ofisial yang diusir dari lapangan wajib menjalani skorsing otomatis pada pertandingan tim selanjutnya. Aturan ini juga telah dipertegas kembali oleh FIFA melalui Circular No. 16 yang didistribusikan kepada seluruh peserta pada 12 Mei 2026.

Pihak Belgia mengklaim bahwa aturan mengenai sanksi kartu merah ini sudah berulang kali disampaikan dalam berbagai pertemuan koordinasi pertandingan serta workshop resmi turnamen. Oleh karena itu, RBFA menilai tidak ada alasan bagi FIFA untuk memberikan pengecualian bagi Balogun.

Langkah Hukum dan Prinsip Fair Play

Sebagai bentuk keseriusan, RBFA kini tengah meninjau seluruh opsi hukum yang tersedia. Langkah ini diambil bukan hanya demi kepentingan tim nasional Belgia dalam turnamen kali ini, tetapi juga untuk menjaga integritas dan prinsip fair play dalam edisi Piala Dunia mendatang.

Poin Keberatan RBFA:

  • Balogun menerima kartu merah di babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina.
  • Pelanggaran terhadap Pasal 66.4 Kode Disiplin FIFA.
  • Pelanggaran terhadap Pasal 10.5 Regulasi Piala Dunia 2026.
  • Ketidakkonsistenan FIFA terhadap Circular No. 16 tertanggal 12 Mei 2026.

Hingga saat ini, keputusan FIFA tersebut terus memicu perdebatan luas di media sosial. Banyak pihak mempertanyakan konsistensi badan sepak bola dunia tersebut dalam menerapkan aturan disiplin di tengah turnamen sebesar Piala Dunia. (TSN Official/Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |