Polisi Bina Remaja Terkait Video Viral Perkelahian di Muara Ancalong

2 weeks ago 18
Polisi Bina Remaja Terkait Video Viral Perkelahian di Muara Ancalong Suasana rapat koordinasi pembinaan terhadap para remaja yang terlibat perkelahian viral di Desa Senyiur, Kutai Timur .(Dok. Humas Polres Kutim)

KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Muara Ancalong bergerak cepat merespons video viral perkelahian antar-remaja yang terjadi di Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur. 

Pada Senin (6/7), pihak kepolisian langsung menggelar rapat koordinasi untuk melakukan pembinaan bersama warga terhadap para remaja yang terlibat.

Langkah persuasif ini diambil melalui pertemuan resmi yang berlangsung di Kantor Desa Senyiur. Agenda tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, ketua RT, serta para orangtua dari remaja yang bersangkutan.

PEMBINAAN DAN KLARIFIKASI
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Muara Ancalong, Iptu Erwan Tri Yunanto. Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan Koramil Muara Ancalong, Sekretaris Desa Senyiur, Ketua BPD, para kepala dusun, dan ketua RT.

Erwan mengatakan, pertemuan tersebut dilakukan sebagai langkah pembinaan sekaligus klarifikasi terhadap peristiwa yang sempat menjadi perhatian masyarakat.

"Para remaja yang terlibat beserta orangtuanya kami minta hadirkan ke Polsek Muara Ancalong untuk memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Kami juga memberikan imbauan dan teguran agar peristiwa serupa tidak terulang kembali, khususnya di Desa Senyiur," tegasnya.

Dalam rapat itu, pemerintah desa bersama ketua RT dan masyarakat Desa Senyiur menyatakan sepakat, agar para pelaku diberikan pembinaan sehingga menimbulkan efek jera dan kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Pihak pemerintah desa juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Muara Ancalong yang telah bergerak cepat merespons video perkelahian yang beredar luas di media sosial tersebut.

IMBAUAN KAMTIBMAS
Secara terpisah, Kapolres Kutim AKB Fauzan Arianto mengimbau agar masyarakat, khususnya para orangtua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah.

Ia juga mengingatkan, agar para remaja tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan kekerasan maupun membuat konten yang berpotensi melanggar hukum hanya demi mendapatkan perhatian di media sosial.

Menurut Fauzan, peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sangat penting dalam mengawasi serta membina anak-anak. Jika terjadi persoalan, ia meminta agar diselesaikan dengan cara yang baik dan menghindari jalan kekerasan.

“Kami dari Polres Kutim, juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas maupun tindakan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, sehingga dapat ditangani sejak dini,” tutup Fauzan. (EM/P-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |