Ilustrasi(Dok istimewa )
PROGRAM Studi Doktor (S3) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Pendaftaran gelombang kedua berlangsung pada 2–29 Juli 2026. Penerimaan mahasiswa baru tahun ini menjadi semakin istimewa, karena Program Studi S3 Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta, telah ditetapkan sebagai salah satu program studi tujuan Beasiswa LPDP Batch 2 Tahun 2026. Status tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi dosen, peneliti, ASN, praktisi industri keuangan syariah, regulator, maupun profesional untuk melanjutkan studi doktoral, dengan dukungan pendanaan dari pemerintah.
Ketua Program Studi Doktor Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta, Prof. Dr. Nur Hidayah, mengatakan bahwa masuknya program studi dalam daftar tujuan LPDP, merupakan bentuk pengakuan atas kualitas akademik yang terus ditingkatkan.
“Alhamdulillah, Program Studi Doktor Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta, kini menjadi salah satu program studi tujuan Beasiswa LPDP. Ini merupakan amanah sekaligus peluang besar, untuk melahirkan lebih banyak akademisi, peneliti, regulator, dan pemimpin industri keuangan syariah, yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional maupun global,” ujar Prof. Nur dalam keterangan tertulis, Senin, (6/7).
Sebelumnya, Program Studi S3 Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta, juga berhasil meraih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA. Capaian itu semakin memperkuat posisi program studi, sebagai salah satu penyelenggara pendidikan doktoral terbaik di bidang ekonomi, keuangan, dan perbankan syariah di Indonesia.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ibnu Qizam, mengapresiasi keberhasilan Program Studi Doktor Perbankan Syariah, menjadi salah satu tujuan Beasiswa LPDP.
Menurutnya, pengakuan itu merupakan hasil kerja kolektif, seluruh sivitas akademika FEB UIN Jakarta, dalam meningkatkan mutu akademik, tata kelola, kualitas penelitian, publikasi internasional, serta jejaring kerja sama nasional dan internasional.
“Masuknya Program Studi Doktor Perbankan Syariah sebagai tujuan Beasiswa LPDP, menjadi momentum penting untuk memperluas akses pendidikan doktoral yang berkualitas. Kami berharap semakin banyak talenta terbaik bangsa, memilih FEB UIN Jakarta, sebagai tempat mengembangkan kapasitas akademik, dan kepemimpinan di bidang ekonomi dan keuangan syariah,” katanya.
Program Studi Doktor Perbankan Syariah menawarkan kurikulum berbasis riset, yang berorientasi pada pengembangan teori dan kebijakan di bidang ekonomi Islam, perbankan syariah, keuangan sosial Islam, fintech syariah, tata kelola, keberlanjutan (sustainability), transformasi digital, serta inovasi sistem keuangan syariah. Mahasiswa dibimbing oleh profesor dan dosen yang memiliki rekam jejak publikasi internasional bereputasi. Serta didukung kolaborasi riset dengan berbagai perguruan tinggi, regulator, industri, dan lembaga nasional maupun internasional.
Lulusan program ini diproyeksikan menjadi akademisi, peneliti, konsultan, regulator, pimpinan lembaga keuangan syariah, dan pengambil kebijakan. Yang mampu menghasilkan inovasi dan solusi, terhadap berbagai tantangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat nasional maupun global.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta membuka kembali pendaftaran Program Magister (S2) dan Doktor (S3), Gelombang II pada 2–29 Juli 2026. Sebanyak 26 Program Magister dan 6 Program Doktor ditawarkan, dengan dukungan dosen berkualitas, jejaring akademik global, serta lingkungan belajar yang unggul dan inovatif.(E-4)

















































