Normalisasi Kali Cipinang, Pemkot Depok Targetkan Pemulihan Kapasitas Air

2 weeks ago 18
Normalisasi Kali Cipinang, Pemkot Depok Targetkan Pemulihan Kapasitas Air Seorang pekerja memperbaiki turap di aliran Kali Cipinang, Kota Depok, Jawa Barat .(MI/Kisar Rajagukguk-HO)

PEMERINTAH Kota Depok, Jawa Barat, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) tengah fokus mengebut proyek normalisasi Kali Cipinang yang melintasi area Kota Depok. 

Penggenjotan proyek normalisasi ini dilakukan sebagai langkah taktis penanggulangan banjir.

Banjir di permukiman akibat luapan Kali Cipinang kerap terjadi karena tingginya curah hujan lokal serta volume air kiriman dari hulu di wilayah Kabupaten Bogor. 

Air kiriman ini dengan cepat memenuhi kapasitas kali yang melintasi wilayah hilir di Kota Depok dan Jakarta Timur, terutama di area cekungan atau dekat bantaran kali.

PENANGANAN DI AREA RENTAN
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Depok Rizwan Nurahim, mengatakan pengerjaan normalisasi di Kali Cipinang difokuskan pada perbaikan turap dan pengerukan sedimentasi untuk mengembalikan kapasitas tampung air. 

Langkah ini diprioritaskan di wilayah yang rentan meluap seperti di Kecamatan Cimanggis, Kecamatan Tapos, hingga Kelurahan Cibubur, Kelurahan Ciracas, Kelurahan Cilangkap, Kelurahan Cipinang Melayu, Kelurahan Dukuh, dan Kelurahan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

"Langkah terbaik untuk mencegah air meluap ke pemukiman adalah dengan mengombinasikan pembangunan turap (tanggul) dan pembersihan saluran air," kata Rizwan, Senin (6/7).

Turap atau dinding penahan tanah, kata dia, sangat efektif menahan tekanan air agar tidak merembes dan meluap ke area perumahan.

"Di sepanjang Kali Cipinang untuk solusi jangka panjang, kita lakukan pemasangan batu kali atau lembaran beton (sheet pile) agar dinding Kali dan saluran tidak mudah longsor," ungkapnya.

KERAHKAN RATUSAN PERSONEL SATGAS
Kepala Sasi Pembangunan dan Rehabilitasi Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Depok Bahtiar Ardiansyah, menambahkan sepanjang Januari hingga Juli 2026, pihaknya menggencarkan program normalisasi saluran dan perbaikan turap di Kali Cipinang dengan melibatkan 154 personel satuan tugas (satgas) Sumber Daya Air Dinas PUPR di aliran Kali Cipinang.

Pada Januari hingga Juli 2026, pemukiman di Kelurahan Cilangkap, Kelurahan Mekarsari, dan Kelurahan Curug sempat terdampak banjir akibat luapan air Kali Cipinang. 

Banjir tersebut disebabkan oleh pendangkalan serta penyempitan saluran air Kali Cipinang.

Oleh sebab itu, kata Bahtiar, Dinas PUPR terus menggencarkan pengangkatan sedimen lumpur dan pemasangan turap di titik-titik yang mengalami longsor maupun penyempitan.

"Kita juga akan terus melakukan pembangunan untuk memperkuat dinding Kali, menahan longsor, serta mencegah air meluap ke permukiman warga saat musim hujan di sepanjang bantaran Kali Cipinang, Kota Depok."

BUKA AKSES JALAN INSPEKSI
Saat ini, kata Bahtiar, Dinas PUPR tengah melakukan penebangan pada sejumlah pohon di bantaran Kali Cipinang untuk kelancaran proyek penurapan dan normalisasi.

"Penebangan pohon di pinggir kali Cipinang dilakukan untuk kelancaran proyek penurapan, dimana akar pohon besar disana cukup mengganggu pemasangan sheet pile atau fondasi turap," tegasnya.

Bahtiar mengatakan bantaran Kali Cipinang yang berada di wilayah barat tersebut selanjutnya akan dilakukan pelebaran dan pengaspalan oleh Bina Marga Dinas PUPR untuk melancarkan transportasi ekonomi masyarakat.

"Pelebaran dan pengaspalan jalan di bantaran sekitar Kali Cipinang bertujuan untuk memperbaiki aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas, serta mempermudah akses jalan inspeksi," tutupnya. (KG/P-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |