Mendiktisaintek Tinjau Pembangunan SMA Unggul Garuda Sultra, Progres Capai Hampir 62%

2 weeks ago 13
Mendiktisaintek Tinjau Pembangunan SMA Unggul Garuda Sultra, Progres Capai Hampir 62% Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, meninjau langsung progres pembangunan SMA Unggul Garuda.(MI/Rahmat Rullah)

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, meninjau langsung progres pembangunan SMA Unggul Garuda di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Rabu (1/7). Hingga akhir Juni 2026, pembangunan sekolah unggulan tersebut telah mencapai 61,933 persen dan ditargetkan rampung pada September tahun ini.

Dalam kunjungan kerja itu, Brian Yuliarto didampingi Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara Aris Badara, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sultra dan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.

Menteri menerima paparan dari pelaksana proyek mengenai perkembangan pembangunan kawasan SMA Unggul Garuda sebelum meninjau langsung sejumlah titik pekerjaan di lapangan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai target, spesifikasi teknis, dan standar mutu yang telah ditetapkan.

Berdasarkan laporan pelaksana proyek, kawasan SMA Unggul Garuda akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan, mulai dari gedung pembelajaran, asrama putra dan putri, rumah dinas kepala sekolah, hunian guru dan tenaga kependidikan, gedung multifungsi, kantin atau food court, fasilitas olahraga, hingga infrastruktur pendukung lainnya.

Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka mengatakan pembangunan SMA Unggul Garuda merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan layanan pendidikan yang berdaya saing.

"Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten merupakan langkah strategis yang mutlak diperlukan. Melalui sinergi ini, kita dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing tinggi," ujar Andi Sumangerukka.

Menurutnya, sinergi lintas pemerintah menjadi faktor penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan bermutu sekaligus menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Pemerintah menargetkan pembangunan fisik SMA Unggul Garuda selesai pada 27 September 2026. Setelah itu, proyek akan memasuki masa pemeliharaan mulai 28 September 2026 hingga 22 September 2027. Keberadaan SMA Unggul Garuda di Sulawesi Tenggara diharapkan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan nasional yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas serta mendukung pemerataan akses pendidikan bermutu di kawasan Indonesia timur. (X-6)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |