Mbappe Jadi Andalan Prancis, Doku Tumpuan Belgia Jelang Potensi Duel Semifinal Piala Dunia 2026

2 weeks ago 16
Mbappe Jadi Andalan Prancis, Doku Tumpuan Belgia Jelang Potensi Duel Semifinal Piala Dunia 2026 Kylian Mbappe(CHARLY TRIBALLEAU / AFP)

POTENSI laga klasik Eropa antara Prancis dan Belgia di semifinal Piala Dunia 2026 kian mendekati kenyataan.

Kedua tim raksasa itu berpeluang besar saling jegal pada 15 Juli mendatang, dengan catatan masing-masing harus mampu menyudahi perlawanan musuh mereka di babak perempat final terlebih dahulu.

Prancis harus menyingkirkan Maroko, dan Belgia berhasil menumbangkan ketangguhan Spanyol di babak perempatfinal dan bertemu di semifinal.

Laga itu diprediksi akan menjadi panggung adu tajam dua generasi emas, di mana Kylian Mbappe menjadi tumpuan utama Les Bleus, sedangkan kubu The Red Devils akan bersandar pada ledakan performa Jeremy Doku.

Menatap babak krusial ini, asisten pelatih Prancis, Guy Stephan, menegaskan bahwa timnya sama sekali tidak akan menganggap enteng siapa pun lawan yang menghadang di depan mata. Fokus penuh menjadi harga mati demi mengamankan tiket menuju babak empat besar.

"Itu akan menjadi lawan yang benar-benar berbeda dari yang baru saja kami hadapi," kata Stephan dikutip dari CNA.

Stephan menambahkan bahwa setiap kontestan yang berhasil menembus fase delapan besar dipastikan memiliki kualitas istimewa yang wajib diwaspadai dengan tingkat disiplin tinggi. Strategi matang harus dipersiapkan demi meredam agresivitas lawan.

"Itu tim yang terorganisasi dengan baik, memiliki struktur permainan yang rapi, solid, dan terutama sangat berbahaya saat melakukan transisi sehingga mampu mencetak banyak gol," sebutnya.

Apabila berhasil melewati hadangan Maroko di perempat final, Prancis dipastikan bakal kembali mengandalkan daya ledak lini serang mereka yang mengerikan.

Perhatian utama jelas tertuju pada Kylian Mbappe yang tengah on-fire dan memimpin perburuan gelar top skor Piala Dunia dengan koleksi fantastis 19 gol. Namun, kekuatan Prancis tidak hanya bertumpu pada Mbappe.

Les Bleus memiliki kedalaman skuad luar biasa di sektor depan dengan kehadiran Bradley Barcola, Michael Olise, Ousmane Dembele, dan Desire Doue yang siap membongkar pertahanan lawan dari berbagai sisi lapangan.

Di kubu seberang, Belgia tidak kalah menggertak. Skuad asuhan mereka akan mengandalkan kecepatan menusuk dari Jeremy Doku serta kreativitas tingkat tinggi yang dimiliki Leandro Trossard dalam membangun variasi serangan.

Daya gedor Belgia kian lengkap dengan performa Charles De Ketelaere yang sedang dalam grafik menanjak dan tampil sangat tajam, didukung oleh pengalaman matang Romelu Lukaku sebagai ujung tombak utama di kotak penalti.

Skenario bentrokan itu akan resmi tercipta apabila Prancis mampu menyingkirkan Maroko, dan Belgia berhasil menumbangkan ketangguhan Spanyol.

Jika berkaca pada sejarah, duel kedua negara selalu menyajikan tensi tinggi yang berimbang.

Dari total 78 pertemuan yang sudah tercipta sepanjang sejarah, Prancis tercatat membukukan 29 kemenangan, sementara Belgia unggul tipis dengan 30 kemenangan, dan 19 laga sisanya berakhir dengan skor sama kuat.

Catatan historis yang sangat ketat ini menjadi jaminan bahwa potensi duel semifinal nanti akan berlangsung sengit hingga menit akhir. (Ndf)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |