Konflik Akomodasi Pangeran Harry di London: Buckingham Palace vs Tim Sussex

2 weeks ago 14
 Buckingham Palace vs Tim Sussex Pangeran Harry(AFP/Don MacKinnon)

KUNJUNGAN Duke of Sussex ke London pekan ini dimulai dengan ketegangan diplomatik antara timnya dan Istana Buckingham. Perselisihan mencuat terkait pembatalan izin bagi Pangeran Harry untuk menginap di kediaman kerajaan, sebuah situasi yang menggambarkan dalamnya jurang ketidakpercayaan antara kedua belah pihak.

Pihak Istana Buckingham menyatakan bahwa tawaran akomodasi sebenarnya telah diberikan, namun tim Sussex gagal memberikan konfirmasi tepat waktu dan sempat menolak undangan tersebut secara formal pada Sabtu (4/7).

Meski tim Harry kemudian mengubah posisi dan menerima tawaran tersebut di hari yang sama, pihak Istana mengklaim sudah terlambat untuk mengatur logistik dan staf keamanan.

Sebaliknya, juru bicara Pangeran Harry menyebut keputusan penarikan tawaran tersebut sebagai hal yang "mengecewakan". Mereka bersikeras bahwa tawaran telah diterima secara formal dan merasa alasan pembatalan di menit-menit terakhir tidak jelas.

Dinamika Briefing dan Perubahan Rencana

Ketidakpastian mengenai kehadiran keluarga Sussex dan lokasi menginap Harry telah berkembang selama beberapa pekan terakhir. Berikut adalah kronologi perubahan rencana berdasarkan informasi yang dihimpun:

Tanggal Perkembangan Informasi
27 Juni Rencana awal: Harry, Meghan, dan anak-anak akan datang ke Inggris dan menginap di kediaman kerajaan.
28-29 Juni Harry mempertimbangkan ulang rencana membawa keluarga karena kekhawatiran masalah keamanan.
2 Juli Muncul informasi bahwa hasil putusan pengadilan terkait kasus Harry melawan Associated Newspapers akan keluar pada 7 Juli.
4 Juli Dikonfirmasi Meghan dan anak-anak tidak ikut di awal perjalanan. Muncul polemik penolakan akomodasi di Istana.
6 Juli Tim Sussex mengklaim telah menerima undangan menginap, namun Istana Buckingham membantah dan menyatakan Harry sudah diberitahu bahwa hal itu tidak memungkinkan.
7 Juli Agenda resmi Harry dimulai di London.

Faktor Keamanan dan Putusan Pengadilan

Selain masalah teknis staf, muncul kekhawatiran dari pihak Istana mengenai aspek "optik" atau citra publik. Pada Selasa (7/7), hasil putusan pengadilan mengenai klaim Harry terhadap Associated Newspapers dijadwalkan terbit.

Istana khawatir jika Harry memberikan respons kontroversial terhadap kasus tersebut saat berada di markas simbolis monarki, hal itu akan mengganggu posisi netralitas Raja Charles III.

Masalah keamanan tetap menjadi inti dari keretakan ini. Sejak mundur dari anggota senior kerajaan pada 2020, Harry kehilangan hak atas keamanan polisi yang didanai pembayar pajak. Ia secara konsisten menyatakan tidak akan membawa istri dan anak-anaknya, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, ke Inggris tanpa jaminan keamanan yang memadai.

Agenda Kunjungan

Meski diwarnai perselisihan akomodasi, Pangeran Harry tetap melanjutkan agendanya untuk mendukung berbagai kegiatan amal dan mempromosikan Invictus Games yang akan digelar di Birmingham tahun depan. Beberapa lokasi yang dijadwalkan akan dikunjungi antara lain:

  • Rumah Sakit Anak di Birmingham.
  • National Exhibition Centre (NEC) Birmingham.
  • Kunjungan potensial ke Althorp, kediaman keluarga mendiang Putri Diana, untuk mengunjungi makam ibundanya.

Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apakah pertemuan antara Raja Charles III dengan kedua cucunya akan terjadi, mengingat jadwal yang terus berubah dan ketegangan komunikasi yang masih berlangsung antara tim Sussex dan pihak Istana. (bbc/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |