Kompetisi Padel Ini Bangun Ekosistem Gaya Hidup Sehat dan Inklusif

2 weeks ago 16
Kompetisi Padel Ini Bangun Ekosistem Gaya Hidup Sehat dan Inklusif Ilustrasi(Dok Istimewa)

LOKA Padel BSD sukses menyelenggarakan Loka Battleground Mini Tourney Vol. 1 pada Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 09.00–14.00 WIB. Mini turnamen ini menjadi langkah awal Loka Padel dalam membangun ekosistem olahraga padel yang kompetitif, menyenangkan, ramah keluarga, serta terbuka bagi berbagai kalangan masyarakat.

Acara ini diikuti oleh 16 pasangan peserta yang telah melalui proses seleksi dari total lebih dari 40 tim pendaftar. Turnamen yang digelar untuk kategori Men Fix Partner ini mempertemukan pemain kelas upper beginner to lower bronze, dengan suasana pertandingan yang berlangsung kompetitif namun tetap penuh keakraban.

Lebih dari sekadar turnamen, Loka Battleground Mini Tourney Vol. 1 juga menjadi momentum penting bagi Loka Padel BSD dalam memperkenalkan kerja sama bersama Koptul atau Kopi Tuli. Kolaborasi ini menjadi simbol kepedulian Loka Padel terhadap komunitas disabilitas, sekaligus membuka ruang bagi lebih banyak kegiatan inklusif di masa mendatang, seperti workshop bahasa isyarat dan program komunitas peduli disabilitas lainnya.

Perwakilan Loka Padel menyampaikan bahwa olahraga tidak hanya berbicara tentang kompetisi, tetapi juga tentang ruang pertemuan, kepedulian, dan kesempatan yang setara bagi semua orang.

“Melalui Loka Battleground Mini Tourney Vol. 1, kami ingin menghadirkan padel sebagai olahraga yang bukan hanya seru dan kompetitif, tetapi juga inklusif, ramah keluarga, dan dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Tangerang Selatan. Kolaborasi dengan Koptul menjadi langkah awal kami untuk membangun ruang olahraga yang lebih peduli terhadap komunitas disabilitas,” ujar perwakilan Loka Padel BSD.

Acara ini turut didukung oleh sejumlah sponsor dan mitra, yaitu Rexona, Bank BRI, Bank Banten, Propan, Pulse, Comum Padel, Maesa Dental Clinic, Sanfood, Telkomsel, dan Allo Bank. Kehadiran para sponsor memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun budaya olahraga dan gaya hidup sehat di kawasan Tangerang Selatan.

Selain para peserta dan komunitas padel, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah stakeholder dan pemerhati olahraga, termasuk perwakilan KONI Tangerang Selatan, Bapak Maheksa Akni, serta Ketua Perbasi Tangerang Selatan, Bapak Hisyam Diah, yang hadir sebagai pemerhati perkembangan olahraga padel di wilayah Tangsel.

Loka Padel BSD melihat padel sebagai olahraga yang memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia, khususnya di Tangerang Selatan. Olahraga ini dinilai ramah bagi berbagai usia, jenis kelamin, dan latar belakang kemampuan bermain. Melalui turnamen seperti ini, Loka Padel berharap semakin banyak masyarakat mengenal padel sebagai pilihan olahraga yang menyenangkan, sosial, dan mudah diakses.

Menariknya, peserta dalam turnamen ini berasal dari rentang usia yang cukup beragam. Pemain termuda berusia 21 tahun, sementara pemain paling senior berusia 49 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa padel dapat menjadi olahraga lintas usia yang tetap menantang, sehat, dan menyenangkan.

Suasana acara juga terasa hidup dengan kehadiran keluarga peserta dan pengunjung. Anak-anak yang hadir dapat bermain di area kids corner, sementara para penonton menikmati kopi dari Koptul dan berbagai sajian santai. Loka Padel BSD juga menggandeng UMKM F&B warga sekitar sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan dampak ekonomi lokal melalui kegiatan olahraga.

Di sela-sela pertandingan, acara semakin meriah dengan adanya fun games, sesi sponsor, serta berbagai aktivitas yang membuat suasana turnamen terasa lebih cair dan hangat. Kombinasi antara pertandingan kompetitif, aktivitas komunitas, area keluarga, dan kolaborasi F&B menjadikan Loka Battleground Mini Tourney Vol. 1 bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial yang positif.

Ke depan, Loka Padel BSD berkomitmen untuk terus mendukung Tangerang Selatan sebagai kota dengan budaya sport lifestyle yang kuat. Salah satu fokus utama Loka Padel adalah memperkenalkan olahraga padel kepada kelompok usia yang lebih muda, termasuk anak-anak mulai usia 10 tahun, agar mereka memiliki kesempatan untuk mengenal, berlatih, dan berkompetisi sejak dini. (H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |