Jalan ambles di bantaran Kali Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026).(ANTARA/Siti Nurhaliza)
JALAN ambles di bantaran Kali Pulo Gadung, Jakarta Timur semakin meluas. Berdasarkan keterangan warga, jalan amblas itu terjadi sejak April 2026.
Ketua RT 11 RW 03 Pulo Gadung Warjono menjelaskan jalan amblas semakin melebar karena belum ditangani.
"Awalnya amblas hanya sedikit, namun setiap hari terus bergeser dan semakin melebar," kata dia di Jakarta, Senin (6/7).
Warga mengeluh dan khawatir jalan amblas di Pulo Gadung bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas apabila tak segera ditangani.
Menurut Warjono amblas jalan di Pulo Gadung hanya sedikit. Kini, meluas memanjang menjadi 100 meter.
Untuk mengantisipasi adanya kecelakaan, warga bersama pengurus lingkungan menutup akses jalan tersebut untuk kendaraan roda empat. Sedangkan sepeda motor masih dapat melewati jalanan tersebut namun bergantian karena lebar jalan yang tersisa hanya sekitar satu meter.
"Kendaraan roda empat, pedagang UMKM, jadi mereka tidak bisa lewat sini, harus berputar," ungkap Warjono.
Warjono menduga kerusakan jalan hingga amblas diakibatkan pengerukan Kali Pulo Gadung. Itu membuat struktur tanah di bantaran kali labil dan longsor secara bertahap hingga menyeret badan jalan.
Fasilitas lain pun ikut terdampak pengerukan kali. Warjono mengatakan sejumlah saluran air kini retak, badan jalan terus amblas, dan tempat penampungan sampah juga mengalami kerusakan. (Ant/H-4)

















































