Ibu Kota Ukraina Kyiv Dihantam Rudal Balistik Rusia Jelang KTT NATO

2 weeks ago 22
Ibu Kota Ukraina Kyiv Dihantam Rudal Balistik Rusia Jelang KTT NATO Kota Kyiv diguncang serangan kombinasi rudal balistik dan drone Rusia menjelang KTT NATO di Turki. Sejumlah warga dilaporkan terjebak di gedung residensial.(The State Emergency Service of Ukraine)

IBU kota Ukraina, Kyiv, kembali dihantam serangan rudal balistik Rusia pada Senin pagi waktu setempat. Angkatan Udara Ukraina melaporkan serangan ini terjadi tepat di ambang persiapan KTT penting NATO di Turki, yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Ledakan keras terdengar di seluruh pusat kota sejak dini hari. Serangan kali ini merupakan operasi kombinasi yang melibatkan rudal balistik, rudal jelajah, serta drone. Wali Kota Kyiv, Vitaliy Klitschko, menyatakan melalui Telegram bahwa sedikitnya tiga orang terluka, dan setidaknya dua distrik di kota tersebut melaporkan adanya kebakaran serta kerusakan akibat jatuhnya serpihan rudal.

Klitschko juga mengonfirmasi bahwa sejumlah warga masih terjebak di dalam sebuah gedung kediaman bertingkat yang mengalami kerusakan parah di distrik Podilskyi. Sirine tanda bahaya serangan udara telah diaktifkan di seluruh penjuru kota sesaat sebelum rentetan ledakan dimulai.

Serangan fajar ini terjadi setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan peringatan pada hari Minggu, yang menyatakan bahwa data intelijen menunjukkan Rusia "sedang mempersiapkan serangan masif baru." Serangan ini menyusul aksi brutal Rusia pada Kamis pekan lalu, yang menewaskan sedikitnya 30 orang di Kyiv dan tercatat sebagai serangan paling mematikan ketiga di ibu kota sejak awal perang.

Situasi di Ukraina dipastikan akan menjadi latar belakang utama dalam KTT NATO yang akan dimulai pada hari Selasa di Ankara, Turki. Saat ini, pasukan Rusia terus meningkatkan upaya mereka untuk merebut lebih banyak wilayah di kawasan timur Donetsk, yang menjadi target utama Kremlin. Akibatnya, kota-kota di Ukraina kini menghadapi serangan rudal dan drone Moskow yang terjadi hampir setiap malam.

Di sisi lain, Ukraina juga telah mengintensifkan serangan rudal dan drone mereka ke fasilitas infrastruktur penting di dalam wilayah Rusia dalam beberapa pekan terakhir, termasuk kilang minyak, pelabuhan, dan pabrik militer.

Di tengah eskalasi yang meningkat, Presiden Rusia Vladimir Putin sempat melakukan pembicaraan telepon selama hampir 90 menit dengan Donald Trump pada hari Minggu, bertepatan dengan momen 4 Juli. Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, dalam percakapan tersebut sang pemimpin AS kembali menawarkan bantuan untuk mengakhiri perang di Ukraina. (CNN/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |