Pemain timnas Belgia Charles De Ketelaere melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Amerika Serikat di laga 16 Besar Piala Dunia 2026(AFP/ALEX GRIMM / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)
LANGKAH timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 harus terhenti di babak 16 besar. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Washington, tim asuhan Mauricio Pochettino dipaksa menyerah dengan skor telak 1-4 oleh timnas Belgia, Selasa (7/7/2026) WIB.
Charles De Ketelaere menjadi bintang kemenangan The Red Devils dengan torehan dua gol. Kemenangan ini memastikan skuad asuhan Rudi Garcia melaju ke babak perempat final untuk menantang timnas Spanyol, yang di laga sebelumnya menyingkirkan Portugal dengan skor tipis 1-0.
Dominasi Belgia Sejak Awal
Belgia langsung menggebrak sejak peluit pertama dibunyikan. Laga baru berjalan sembilan menit, Charles De Ketelaere sudah mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan matang dari Nicolas Raskin, De Ketelaere melepaskan tembakan yang gagal dihalau kiper AS, Matt Freese.
Amerika Serikat sempat memberikan perlawanan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-31. Malik Tillman mencetak gol indah melalui eksekusi tendangan bebas yang meluncur mulus ke gawang Thibaut Courtois. Skor imbang 1-1 sempat membangkitkan asa publik tuan rumah.
Namun, kegembiraan pendukung AS hanya bertahan dua menit. Pada menit ke-33, De Ketelaere kembali mencetak gol keduanya. Kali ini, ia memanfaatkan umpan silang akurat dari Leandro Trossard dengan sundulan tajam yang mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Belgia hingga turun minum.
Blunder Fatal dan Gol Penutup
Memasuki babak kedua, petaka menghampiri Amerika Serikat pada menit ke-57. Kiper Matt Freese melakukan blunder fatal saat berusaha mengendalikan bola di luar kotak penalti. Bola berhasil direbut oleh De Ketelaere yang kemudian memberikan umpan kepada Hans Vanaken.
Vanaken, yang masuk di menit ke-21 menggantikan Amadou Onana yang cedera, melepaskan tendangan jarak jauh ke gawang yang sudah kosong. Skor berubah menjadi 3-1.
Belgia melengkapi kemenangan mereka di masa injury time. Romelu Lukaku, yang masuk menggantikan De Ketelaere pada menit ke-67, mencetak gol keempat pada menit ke-90+1 setelah menerima assist dari Hans Vanaken. Skor 4-1 bertahan hingga wasit A.M.T. Makhadmeh meniup peluit panjang.
Susunan Pemain:
Amerika Serikat (4-3-3): Matt Freese; Alex Freeman, Chris Richards, Tim Ream, Antonee Robinson (Max Arfsten 90'); Weston McKennie, Tyler Adams (Ricardo Pepi 72'), Malik Tillman; Sergino Dest (Gio Reyna 45'), Folarin Balogun (Haji Wright 90'), Christian Pulisic (Sebastian Berhalter 59').
Pelatih: Mauricio Pochettino
Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Timothy Castagne, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Maxime De Cuyper; Amadou Onana (Hans Vanaken 21'), Nicolas Raskin (Axel Witsel 89'); Dodi Lukebaio (Jeremy Doku 67'), Youri Tielemans, Leandro Trossard (Alexis Saelemakers 89'); Charles De Ketelaere (Romelu Lukaku 67').
Pelatih: Rudi Garcia
Dengan hasil ini, Belgia akan menghadapi tantangan berat melawan Spanyol di babak delapan besar. Sementara bagi Amerika Serikat, kekalahan ini menjadi evaluasi besar bagi Pochettino dalam membangun kekuatan sepak bola 'Negeri Paman Sam' di level dunia.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.

















































