Guru Besar UI Harap Pengentian Sementara Kegiatan PPDS di RS Kandou Manado Tidak Berlangsung Lama

2 weeks ago 17
Guru Besar UI Harap Pengentian Sementara Kegiatan PPDS di RS Kandou Manado Tidak Berlangsung Lama Prof Ari Fahrial Syam(MI/ADAM DWI)

GURU Besar Universitas Indonesia (UI), Prof Ari Fahrial Syam berharap penghentian sementara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou, Manado karena adanya dugaan bullying tidak berlangsung lama karena akan merugikan peserta PPDS yang tidak bersalah dan merugikan masyarakat.

"Berharap proses penutupan sementara ini tidak berlangsung lama. Karena bagaimanapun, peserta PPDS juga bagian dari staf medis yang memberikan pelayanan kesehatan di RSUP Kandou, khususnya untuk bidang anestesi," kata Ari saat dihubungi, Selasa (7/7).

Anestesi merupakan spesialis yang sangat penting dalam pemberian pelayanan, khususnya untuk tindakan-tindakan operasi besar, kecil, termasuk juga untuk fasilitas seperti radiologi untuk keadaan-keadaan tertentu juga membutuhkan tenaga dokter anestesi. Dan ujungnya kondisi tersebut akan mengganggu pelayanan. 

"Oleh karena itu saya berharap bahwa hal ini tidak berlangsung lama karena bukan saja akan mengganggu proses pendidikan, tapi juga akan mengganggu pelayanan," ujar Ari.

Dengan penghentian sementara PPDS Anestesiologi di RSUP Kandou maka pimpinan fakultas atau ketua program studi harus memikirkan agar proses pendidikan spesialis itu bisa berjalan sebagaimana mestinya. 

"Walaupun pasti tidak bisa optimal, tapi tentu harus dicari jalan keluar, misalnya peserta bisa magang di fasilitas kesehatan atau rumah sakit pendidikan lainnya. Itu memang menjadi PR tersendiri," ungkap dia.

"Sejatinya memang pimpinan fakultas, ketua program studi, punya tanggung jawab agar peserta didiknya bisa menyelesaikan pendidikan tepat waktu," sambungnya.

Walau sebelumnya disebutkan adanya dugaan bullying namun sampai saat ini investigasi masih dilakukan oleh tim gabungan Kemenkes, Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Kolegium Anestesi dan Kemendiktisaintek. (H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |