FA Pertimbangkan Banding Atas Kartu Merah Jarell Quansah di Piala Dunia 2026

2 weeks ago 15
FA Pertimbangkan Banding Atas Kartu Merah Jarell Quansah di Piala Dunia 2026 Bek timnas Inggris Jarell Quansah(AFP/ALFREDO ESTRELLA )

ASOSIASI Sepak Bola Inggris (FA) dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas kartu merah yang diterima bek Jarell Quansah dalam kemenangan dramatis timnas Inggris atas timnas Meksiko di Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil menyusul terciptanya preseden kontroversial yang melibatkan striker Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Quansah diusir keluar lapangan pada menit ke-54 saat Inggris menang 3-2 pada Senin (6/7) WIB, menyusul pelanggaran keras terhadap pemain Meksiko, Jesus Gallardo.

Karena insiden tersebut diklasifikasikan sebagai serious foul play, bek asal Bayer Leverkusen itu terancam hukuman larangan bertanding dalam dua laga ke depan.

Efek Domino Kasus Folarin Balogun

Keinginan FA untuk menjajaki opsi banding muncul setelah FIFA mengambil keputusan mengejutkan terkait kartu merah Folarin Balogun. Striker andalan Amerika Serikat tersebut mendapatkan pembatalan sanksi setelah adanya intervensi langsung dari Presiden AS, Donald Trump.

Trump dilaporkan meminta FIFA meninjau kembali hukuman satu pertandingan Balogun pascakartu merah saat melawan timnas Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar.

Meski aturan Piala Dunia secara teknis tidak mengizinkan banding untuk kartu merah, pejabat FIFA menggunakan Pasal 27 dalam regulasi mereka untuk menangguhkan hukuman Balogun selama 12 bulan.

Keputusan ini memicu gelombang kritik dari berbagai pihak, termasuk UEFA, timnas Belgia, hingga manajer Inggris Thomas Tuchel. Penggunaan Pasal 27 ini dianggap sebagai langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, karena memberikan wewenang penuh kepada FIFA untuk mengambil keputusan tanpa kriteria yang kaku.

Krisis Bek Kanan Inggris

Kehilangan Quansah menjadi pukulan telak bagi Thomas Tuchel yang tengah menghadapi krisis di sektor bek kanan. Posisi ini telah menjadi titik lemah The Three Lions sepanjang turnamen akibat badai cedera.

Reece James, yang merupakan pilihan utama, harus absen sejak mengalami cedera hamstring pada laga kedua fase grup melawan timnas Gana. Sejauh ini, Tuchel telah mencoba berbagai eksperimen dengan memasang Djed Spence, Ezri Konsa, John Stones, hingga gelandang Declan Rice di posisi bek kanan.

Quansah sendiri sebenarnya baru pulih dari cedera yang didapat saat melawan Panama sebelum akhirnya dipercaya tampil sebagai starter melawan Meksiko. Jika banding FA tidak membuahkan hasil, Inggris dipastikan akan tampil pincang di lini belakang saat menghadapi tantangan berat.

Menatap Perempat Final

Situasi ini menciptakan ketidakpastian di kamp Inggris menjelang laga krusial. Selain Inggris, Prancis dikabarkan juga tengah menantang kartu kuning Michael Olise dalam kemenangan mereka atas timnas Paraguai, menandakan bahwa keputusan FIFA terkait Balogun telah membuka pintu bagi tim lain untuk menuntut perlakuan serupa.

Inggris dijadwalkan akan menghadapi Norwegia di babak perempat final yang akan berlangsung di Miami pada hari Sabtu mendatang. Kepastian mengenai status Quansah akan sangat menentukan strategi yang akan diterapkan Tuchel demi mengamankan tiket ke semifinal. (bbc/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |