Dilanda Kekeringan, 147 Kepala Keluarga di Keranggan Terima Bantuan Air Bersih

1 day ago 2
Dilanda Kekeringan, 147 Kepala Keluarga di Keranggan Terima Bantuan Air Bersih Petugas BPBD bersama warga mengisi air ke dalam toren saat distribusi air bersih di Kampung Koceak, Keranggan, Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/7/2026)(ANTARA/PUTRA M. AKBAR)

PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bergerak menanggulangi dampak musim kemarau yang memicu krisis air bersih bagi 147 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu. Sebanyak 50.000 liter air bersih telah disalurkan guna memenuhi kebutuhan harian warga terdampak.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, TB Asep Nurdin, mengonfirmasi bahwa krisis air bersih yang tersebar di tujuh RT tersebut dipicu oleh menyusutnya debit sumur dangkal warga akibat penurunan curah hujan.

"Sebanyak 147 KK di tujuh RT di Kelurahan Keranggan sekarang terdampak kekeringan. Sampai kemarin Pemkot Tangsel sudah menyalurkan kurang lebih 50.000 liter air bersih. Kalau diperlukan, distribusi air bersih akan kami tambah," ujar Asep, Kamis (23/7/2026).

Asep mengatakan Pemkot Tangsel mengintegrasikan layanan darurat dan kanal aduan resmi agar masyarakat yang mengalami krisis air dapat segera melapor dan langsung dijangkau armada tangki. Selain penanganan darurat, Pemkot Tangsel juga menyiapkan solusi jangka panjang dengan merencanakan pembangunan sumur air dalam (deep well) yang dilengkapi toren berkapasitas besar di wilayah terdampak.

"Pemkot Tangsel berencana membangun sumur air dalam (deep well) yang dilengkapi toren berkapasitas besar di wilayah terdampak, seperti model yang sudah berhasil dibangun di Perumahan Pesona Serpong," terang Asep.

Pantau BMKG dan Imbau Warga Bijak Gunakan Air

Sebagai langkah antisipasi lanjutan, Asep mengatakan Pemkot Tangsel terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau durasi kemarau, serta memantau kondisi debit air di Bendung Katulampa Bogor guna memastikan pasokan air baku Perumda Air Minum tetap terjaga.

Asep mengimbau masyarakat untuk memprioritaskan penggunaan air bersih untuk kebutuhan pokok dan segera melapor secara berjenjang melalui pengurus RT/RW jika sumber air mulai mengering. (H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |