Cara Menggunakan Menstrual Cup agar tidak Sakit dan Tetap Nyaman

6 hours ago 1
Cara Menggunakan Menstrual Cup agar tidak Sakit dan Tetap Nyaman Ilustrasi(magnifik)

MENSTRUAL cup semakin populer sebagai alternatif pembalut dan tampon. Namun, penggunaan alat berbentuk cangkir yang dimasukkan ke dalam vagina ini tidak selalu langsung terasa nyaman, terutama bagi pengguna baru. 

Jika muncul nyeri saat memasang atau melepas menstrual cup, cara penggunaannya perlu kembali diperiksa.

Menstrual cup terbuat dari bahan fleksibel seperti silikon atau karet dan berfungsi menampung darah menstruasi, bukan menyerapnya. Pengguna baru membutuhkan waktu untuk beradaptasi. 

Studi yang dikutip Cleveland Clinic, bahwa sebagian besar pengguna membutuhkan sekitar tiga siklus menstruasi untuk terbiasa dengan proses pemasangan, pelepasan, dan kenyamanannya.

Cara Memasang yang Tepat

Nyeri saat memasukkan menstrual cup bukan kondisi yang seharusnya diabaikan. Cleveland Clinic menyebut pengguna seharusnya tidak merasakan sakit ketika memasukkannya. 

Jika terasa nyeri, penggunaan sebaiknya dihentikan dan dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, pertama-tama cuci tangan, kemudian basahi bagian tepi cup dengan air atau gunakan sedikit pelumas berbahan dasar air. 

Setelah itu, lipat cup menjadi lebih kecil dan masukkan secara perlahan. Setelah berada di dalam, cup perlu diputar agar terbuka dan membentuk posisi yang tepat.

Posisi tubuh juga berpengaruh. Pengguna dapat mencoba jongkok, duduk di toilet dengan lutut terbuka, atau mengangkat salah satu kaki. 

Planned Parenthood menjelaskan bahwa tubuh yang rileks dapat membuat proses pemasangan lebih nyaman. Jika cup terasa mengganjal atau tidak nyaman setelah dimasukkan, keluarkan dan coba kembali pada posisi yang berbeda.

Jangan Sembarangan Menarik Batangnya

Kesalahan tidak hanya dapat terjadi saat memasang, tetapi juga ketika melepas menstrual cup. Agar pengguna tidak langsung menarik batang cup. Cara tersebut dapat mempertahankan daya isap dan menyebabkan ketidaknyamanan bahkan rasa sakit.

Sebaliknya, tekan atau jepit bagian dasar cup terlebih dahulu untuk memutus segelnya. Setelah tekanan terlepas, tarik cup secara perlahan.

Dikutip dari Mayo Clinic, menstrual cup tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran karena kebutuhan setiap tubuh berbeda. 

Cup dapat menampung lebih banyak cairan dibandingkan tampon dan, tergantung produk serta banyaknya aliran menstruasi, dapat digunakan hingga sekitar 12 jam sebelum dikosongkan.

Kapan Harus Berhenti Menggunakannya?

Rasa asing atau kesulitan pada beberapa penggunaan pertama masih dapat terjadi karena pengguna sedang mempelajari tekniknya. Namun, nyeri bukan sesuatu yang perlu dipaksakan untuk ditoleransi. 

Dilansir dari Cleveland Clinic, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika mengalami masalah saat memasukkan atau melepas menstrual cup. Faktor anatomi tertentu juga dapat membuat sebuah cup tidak cocok digunakan.

Jadi, jika menstrual cup terasa sakit, jangan langsung menyimpulkan bahwa alat tersebut tidak cocok. Periksa kembali posisi tubuh, cara melipat, pelumasan, ukuran cup, hingga teknik melepasnya. 

Jika rasa sakit tetap muncul setiap kali digunakan, hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.

Sumber: Mayo Clinic, Cleveland Clinic

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |