AS Gempur Militer Iran 12 Malam Berturut-turut, Blokade Laut Diberlakukan

2 days ago 2
AS Gempur Militer Iran 12 Malam Berturut-turut, Blokade Laut Diberlakukan CENTCOM melancarkan serangan udara mengawali operasi terhadap target Houthi yang didukung Iran di seluruh Yaman, pada (15/3/2025).(Anadolu/CENTCOM)

KOMANDO Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah menyelesaikan rangkaian serangan udara terbaru terhadap sasaran militer Iran pada Rabu (22/7) malam. Operasi ini menandai malam ke-12 berturut-turut agresi militer AS ke wilayah Iran di tengah ketegangan yang terus memuncak.

"Pada pukul 22.30 Waktu Timur AS (09.30 WIB) pada 22 Juli, pasukan CENTCOM telah menyelesaikan serangan baru terhadap Iran untuk malam ke-12 berturut-turut," tulis pernyataan resmi CENTCOM yang dikutip dari Anadolu, Kamis (23/7).

Serangan tersebut secara spesifik menargetkan kemampuan maritim Iran, fasilitas penyimpanan rudal dan drone, pos pengawasan pesisir, serta sejumlah aset pertahanan udara. Pihak militer AS mengklaim operasi ini bertujuan melemahkan kemampuan Iran dalam menyerang pelaut sipil dan kapal komersial di jalur perairan strategis.

Selain serangan udara, militer AS juga kembali memberlakukan blokade laut terhadap Iran. CENTCOM melaporkan telah mengalihkan rute sembilan kapal komersial dan melumpuhkan satu kapal lainnya guna mencegah lalu lintas logistik keluar-masuk pelabuhan Iran.

Hingga saat ini, lebih dari 50.000 personel militer AS masih ditempatkan di seluruh kawasan Timur Tengah. CENTCOM menegaskan pasukan berada dalam kondisi waspada tinggi dan siap tempur untuk menghadapi potensi eskalasi lebih lanjut.

Konfrontasi fisik ini terus berlanjut meskipun kedua negara sempat menandatangani perjanjian kerangka kerja melalui mediasi Pakistan pada Juni lalu. Kesepakatan yang diharapkan membuka jalan perdamaian sejak perang pecah Februari lalu itu tampaknya belum mampu meredam saling balas serangan di lapangan.

Sebelumnya, Iran telah membalas serangan AS dengan menargetkan fasilitas dan pangkalan militer Amerika di beberapa negara kawasan. Ketegangan ini juga diwarnai ancaman dari Teheran yang menyatakan akan memberikan respons "kuat dan tegas" terhadap setiap serangan yang menyasar infrastruktur nasional mereka. (Anadolu/Ant/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |