5 Kesalahan Keamanan Pangan Saat Bakar-Bakar yang Bisa Bikin Keracunan

2 weeks ago 24
5 Kesalahan Keamanan Pangan Saat Bakar-Bakar yang Bisa Bikin Keracunan Ilustrasi(Magnific)

ACARA berkumpul bersama keluarga sambil membakar daging atau membuat pesta kebun di ruang terbuka merupakan agenda yang sangat menyenangkan. Namun, suhu udara yang hangat di luar ruangan ternyata menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri patogen untuk berkembang biak dengan sangat cepat. Jika tidak hati-hati, acara yang seharusnya ceria bisa berubah menjadi bencana keracunan makanan.

Guna menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga, berikut adalah beberapa kesalahan fatal terkait keamanan pangan yang sering tidak disadari saat acara bakar-bakar dan cara mengatasinya.

Kesalahan pertama yang paling sering terjadi adalah membiarkan makanan matang berada di suhu ruang terlalu lama. Bakteri penyebab keracunan makanan dapat tumbuh subur pada suhu antara 4 derajat Celsius hingga 60 derajat Celsius. Zona ini dikenal sebagai "zona bahaya". Jika suhu udara di luar ruangan mencapai atau melebihi 32 derajat Celsius, makanan tidak boleh dibiarkan terbuka di luar ruangan lebih dari satu jam. Jika suhu lebih rendah dari itu, batas maksimalnya adalah dua jam sebelum makanan harus segera dimasukkan ke dalam lemari es atau wadah pendingin (cooler).

Kesalahan kedua adalah kontaminasi silang akibat penggunaan alat makan yang sama. Banyak orang secara tidak sadar menggunakan piring, penjepit, atau talenan yang baru saja menyentuh daging mentah untuk menyajikan daging yang sudah matang. Bakteri berbahaya dari sisa darah daging mentah dapat langsung berpindah ke makanan siap santap. Pastikan untuk selalu menyiapkan dua set peralatan yang berbeda sejak awal proses memasak.

Selanjutnya, kesalahan ketiga adalah mengandalkan perkiraan visual untuk menentukan kematangan daging. Mengukur kematangan daging hanya dengan melihat perubahan warna atau teksturnya sangat tidak akurat dan berisiko. Satu-satunya cara paling aman untuk memastikan bakteri di dalam daging telah mati adalah dengan menggunakan termometer makanan guna memeriksa suhu internal daging secara langsung.

Kesalahan keempat berkaitan dengan proses marinasi. Merendam daging di dalam bumbu luar ruangan atau menggunakan sisa saus rendaman langsung sebagai saus siraman adalah tindakan yang berbahaya. Proses marinasi harus selalu dilakukan di dalam lemari es. Jika Anda ingin menggunakan sisa bumbu rendaman sebagai saus cocolan, bumbu tersebut wajib direbus hingga mendidih terlebih dahulu untuk mematikan sisa bakteri dari daging mentah.

Terakhir, kesalahan kelima adalah tidak mencuci tangan dengan benar atau mengabaikan kebersihan area memasak. Berada di luar ruangan sering kali membuat orang malas mencari akses air mengalir. Menyiapkan tisu basah berbasis alkohol atau cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di dekat panggangan bisa menjadi solusi darurat yang efektif untuk menjaga higienitas selama acara berlangsung. Dengan menghindari kelalaian sepele ini, pesta makan-makan Anda akan tetap aman dan menyenangkan bagi semua orang. (Eating Well/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |