26 Kesepakatan Strategis Indonesia-Singapura

2 weeks ago 33
26 Kesepakatan Strategis Indonesia-Singapura Indonesia dan Singapura menyepakati 26 kerja sama strategis (18 G2G dan 8 B2B) dalam Leaders' Retreat di Jakarta.(Dok. Antara)

INDONESIA dan Singapura resmi memperkuat kemitraan strategis melalui kesepakatan 26 capaian konkret dalam ajang Leaders' Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7). Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyepakati kolaborasi luas yang mencakup sektor pemerintahan (G2G) hingga antarpelaku usaha (B2B).

Prabowo menegaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung intensif dan berorientasi pada masa depan. Dari total 26 kesepakatan, sebanyak 18 merupakan kerja sama antarpemerintah dan 8 lainnya adalah kesepakatan bisnis ke bisnis.

"Kemitraan yang kuat dibangun atas dasar kepercayaan. Tidak hanya antara pemerintah tapi juga di antara rakyat kedua negara. Karena itu, konektivitas, pariwisata, pendidikan, kerja sama antara pemuda menjadi sangat penting," ujar Prabowo, Senin (6/7).

Dalam pilar ekonomi, pemerintah menunjuk BPI Danantara untuk memimpin implementasi perdagangan listrik lintas batas. Selain itu, kedua negara memperkuat rantai pasok melalui Joint Statement on Supply Chain Resilience serta kolaborasi di bidang ekonomi digital, keamanan siber, dan ketahanan pangan.

Sektor energi hijau juga menjadi sorotan utama dengan adanya MoU kolaborasi kredit karbon dan pengembangan infrastruktur energi surya di Morowali. Di sisi lain, kerja sama B2B melibatkan entitas besar seperti Telkom, Pertamina Power Indonesia, hingga KADIN Indonesia yang berfokus pada inovasi teknologi dan pengembangan kawasan industri.

Selain aspek ekonomi dan pertahanan, Prabowo menekankan pentingnya hubungan antarmasyarakat (people-to-people). Kesepakatan ini turut mencakup penguatan konektivitas penerbangan, pendidikan, serta pemberdayaan generasi muda sebagai fondasi kepercayaan jangka panjang kedua negara.

Daftar 26 Kesepakatan Strategis Indonesia-Singapura:

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong memperkokoh kemitraan bilateral melalui kesepakatan 26 poin strategis dalam ajang Leaders' Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7). Capaian konkret ini terbagi menjadi 18 kerja sama antarpemerintah (G2G) dan 8 kolaborasi sektor bisnis (B2B) yang mencakup berbagai sektor krusial.

18 Kerja Sama Pemerintah (G2G)

Sektor pemerintahan fokus pada penguatan regulasi, ketahanan energi, hingga perlindungan sosial. Berikut adalah daftar lengkapnya:

  1. Laporan 6 kelompok kerja sama ekonomi bilateral.
  2. Joint Statement on Supply Chain Resilience (Ketahanan Rantai Pasok).
  3. MoU Kolaborasi Kredit Karbon (Pasal 6 Perjanjian Paris).
  4. Joint Update on Defence Cooperation (Kerja Sama Pertahanan).
  5. Roadmap Perdagangan Listrik Lintas Batas.
  6. MoU Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
  7. MoU Riset dan Inovasi.
  8. MoU Kerja Sama Lingkungan Hidup.
  9. MoU Kerja Sama Keselamatan, Keamanan, dan Safeguards Nuklir.
  10. MoU Regulasi Produk Kesehatan dan Obat-Obatan.
  11. MoU Kepemudaan dan Olahraga.
  12. MoU Teknologi Finansial (Fintech).
  13. MoU Komunikasi Antarpengadilan terkait Kepailitan Lintas Batas dan Restrukturisasi Utang.
  14. Perpanjangan MoU Berbagi Pengetahuan dan Pengembangan Kapasitas.
  15. Perpanjangan MoU Kerja Sama Arsip Nasional.
  16. Penguatan Konektivitas Penerbangan Indonesia-Singapura.
  17. Reaktivasi Kelompok Kerja Bersama bidang Pendidikan.
  18. Penguatan Kerja Sama Parlemen Indonesia-Singapura.

8 Kerja Sama Sektor Bisnis (B2B)

Di sektor swasta dan BUMN, kolaborasi ditekankan pada transisi energi dan infrastruktur digital masa depan:

  • MoU Danantara Capital-Singapore Energy Interconnections-Sembcorp: Fokus pada perdagangan listrik lintas batas.
  • MoU Infrastruktur Digital: Kolaborasi antara Telkom dan Singapore Economic Development Board.
  • MoU Trade AI Advisor: Kerja sama KADIN Indonesia dan Singapore Business Federation dalam pemanfaatan kecerdasan buatan.
  • Program Pengembangan Petani Muda: Inisiatif regenerasi sektor pertanian.
  • Kerja Sama Biogas ke Bioetanol: Proyek Pertamina Power Indonesia dan Crectrech Singapore.
  • Pengembangan Kawasan Industri: Kerja sama Himpunan Kawasan Industri (HKI) dan Singapore Manufacturing Federation.
  • Joint Venture Jababeka-Sembcorp: Pengembangan berkelanjutan Kawasan Industri Kendal.
  • Kemitraan Investasi Energi Surya: Proyek Sembcorp, PT Sensa, dan INA untuk wilayah Morowali.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh kesepakatan ini merupakan bukti hubungan bilateral yang semakin luas dan mendalam. Penunjukan BPI Danantara dalam proyek listrik lintas batas menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mengimplementasikan roadmap energi hijau bersama Singapura. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |