Ketua Umum Garda Pemuda NasDem (GPND), Prananda Surya Paloh (PSP), secara resmi mengumumkan langkah strategis transformasi organisasi menjelang Kongres II yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Juli 2026 di Jakarta.(Dok. Istimewa)
Ketua Umum Garda Pemuda NasDem (GPND), Prananda Surya Paloh (PSP), secara resmi mengumumkan langkah strategis transformasi organisasi menjelang Kongres II yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Juli 2026 di Jakarta. Transformasi ini dirancang untuk memposisikan Garda Pemuda NasDem sebagai "rumah besar" bagi generasi muda Indonesia yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dalam keterangannya usai memimpin Rapat Pleno dan Syukuran HUT ke-15 Garda Pemuda NasDem di NasDem Tower, Jakarta, Selasa (14/7/2026), PSP menegaskan bahwa organisasi sayap Partai NasDem ini tidak lagi hanya berfokus pada kaderisasi politik praktis. Fokus utama ke depan adalah menciptakan ruang berkarya bagi pemuda dari berbagai latar belakang profesi.
Visi Baru: Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat
Kongres II mendatang akan mengusung tema besar 'Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat'. Tema ini merupakan kristalisasi dari berbagai aspirasi yang dihimpun melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di berbagai provinsi. Menurut PSP, generasi muda saat ini memiliki keinginan kuat untuk berkontribusi bagi negara, namun dengan cara yang lebih kreatif dan relevan.
"Pada intinya mereka ingin tetap berkontribusi, tetapi melalui pendekatan yang lebih out of the box dan soft approach. Garda Pemuda NasDem harus menjadi wadah tempat anak-anak muda berkumpul sesuai profesi dan keunggulannya," ujar legislator NasDem dari Dapil Sumatra Utara I tersebut.
Kolaborasi Lintas Profesi
Transformasi ini menekankan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak harus selalu dimulai dari jalur politik. PSP memberikan gambaran bahwa setiap profesi memiliki peran krusial dalam membangun kedaulatan bangsa:
- Wirausaha: Memperkuat ekosistem ekonomi dan kewirausahaan nasional.
- Tenaga Kesehatan: Memberikan pelayanan dan edukasi kesehatan yang merata.
- Inovator & Profesional: Menghadirkan solusi digital dan teknologi sesuai kompetensi masing-masing.
Baginya, politik adalah ruang pengabdian lanjutan yang akan tumbuh secara alami ketika kesadaran dan komitmen kebangsaan seorang pemuda telah matang di bidangnya masing-masing.
Fokus Evaluasi Internal Menuju Kongres II:
- Efektivitas program unggulan nasional.
- Evaluasi sistem kaderisasi yang lebih terbuka.
- Tingkat keaktifan kepengurusan dari tingkat Pusat hingga Kabupaten/Kota.
- Pemerataan organisasi di wilayah Indonesia Timur.
Ekspansi dan Pendekatan Gaya Hidup
Meskipun saat ini kepengurusan masih didominasi oleh wilayah Pulau Jawa dan Sumatera, PSP memberikan apresiasi atas pertumbuhan signifikan di wilayah lain. Salah satu pencapaian yang disoroti adalah aktifnya kepengurusan di wilayah Papua Pegunungan, yang menandakan organisasi semakin diterima secara nasional.
Untuk mendekatkan diri dengan keseharian generasi muda, Garda Pemuda NasDem mulai mengadopsi kegiatan yang berbasis gaya hidup dan hobi. Beberapa program yang telah berjalan antara lain:
- Turnamen olahraga modern seperti Padel.
- Program literasi digital untuk menghadapi era disrupsi.
- Kegiatan komunitas seperti fun walk yang baru saja sukses digelar di Medan.
Di usia yang ke-15 tahun, PSP melihat organisasi telah mencapai tingkat kematangan yang cukup untuk melakukan lompatan besar. Kongres II 2026 diharapkan menjadi momentum sejarah bagi Garda Pemuda NasDem untuk bertransformasi menjadi organisasi kepemudaan yang paling adaptif, mampu menghimpun talenta terbaik bangsa, dan melahirkan generasi yang mandiri serta inovatif demi kemajuan Indonesia.

















































