Tiga Hari Beruntun, Obat Keras dan Sabu Diselundupkan Melalui Bandara Juanda

1 week ago 10
Tiga Hari Beruntun, Obat Keras dan Sabu Diselundupkan Melalui Bandara Juanda Pemusnahan barang-barang hasil selundurpan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.(MI/Heri Susetyo)

SELAMA tiga hari berturut-turut ada upaya penyelundupan obat keras dan narkotika jenis sabu melalui terminal kargo Bandara Internasional Juanda Kabupaten Sidoarjo. Seperti apa kronologinya.

Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan mengatakan, seluruh barang terlarang dengan estimasi nilai total mencapai Rp336.463.000 tersebut sedianya akan dikirimkan melalui jalur udara dari Bandara Juanda dengan tujuan Makassar dan Jayapura.

Keberhasilan penindakan ini berawal dari kejelian petugas kargo bandara serta analisis tajam dari Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) TNI AL Lanudal Juanda. Penyelundupan pertama pada Jumat (10/7) dengan modus baju pindahan pribadi.

KRONOLOGI PENYELUNDUPAN
Penyelundupan pertama digagalkan pada pukul 17.50 WIB di Regulated Agent PT Mitra Kargo Nusantara, Sidoarjo. Paket berupa satu buah koper milik PT Dharma Bandar Mandala dikirim melalui ekspedisi ID Express dengan tujuan Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menggunakan maskapai Sriwijaya Air (SJ 562) rute Surabaya-Makassar.

Petugas operator mesin X-Ray bernama Febri mencurigai tampilan koper yang dalam manifesnya tertulis berisi baju pindahan pribadi. Setelah dilakukan pemeriksaan manual oleh Satgaspam Bandara Juanda, petugas menemukan 45 bungkus plastik berlapis aluminium foil yang disisipkan di dalam potongan baju wanita. Paket tersebut berisi 6.250 butir obat daftar G jenis Tramadol dan 33.031 butir pil berlogo Y dengan nilai taksir Rp202.655.000.

Penyelundupan kedua pada Sabtu (11/7) dengan modus "Aksesoris Dokumen" pada pukul 16.30 WIB di lokasi yang sama. Paket koper milik PT Dharma Bandar Mandala dengan tujuan Makassar dikirim melalui ID Express.

Operator X-Ray bernama Avandi mencurigai paket yang dilaporkan berisi "dokumen paket aksesoris". Saat diperiksa manual, petugas kembali menemukan obat daftar G jenis Tramadol sebanyak 5.800 butir dan pil berlogo Y sebanyak 6.218 butir. 

Setelah diuji menggunakan alat Thermo Scientific, pil berlogo Y tersebut terdeteksi positif mengandung trihexyphenidyl (laktosa). Nilai barang bukti pada hari kedua ini diperkirakan mencapai Rp66.308.000.

Selanjutnya penyelundupan ketiga pada Minggu (12/7) berupa sabu 27 gram ke Jayapura. Penyelundupan ketiga digagalkan pada pukul 10.25 WIB di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda.

Paket dikirim melalui jasa ekspedisi Lion Parcel menggunakan maskapai Lion Air (JT 880) tujuan Makassar, yang kemudian akan dilanjutkan menggunakan pesawat Batik Air (ID 6172) menuju Jayapura. Petugas operator bernama Pujiono menaruh curiga pada tampilan monitor X-Ray yang tidak sesuai dengan keterangan manifes barang.

"Setelah dilakukan pemeriksaan manual menggunakan alat Thermo Scientific, petugas menemukan narkotika jenis sabu (metamfetamin) seberat 27 gram senilai Rp67.500.000," kata Kolonel Henoch.

KOMITMEN JAWAB LANUDAL
Komandan Puspenerbal, Laksamana Muda TNI Bayu Alisyahbana menegaskan bahwa penindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam mengamankan objek vital nasional. Ia menjelaskan, Bandara Juanda berstatus sebagai bandara enclave civil (pangkalan udara militer yang juga digunakan untuk penerbangan sipil). Sehingga aspek pengamanan wilayah bandara sepenuhnya menjadi tanggung jawab Lanudal Juanda.

Menurut Bayu, tahun 2026 ini ada sembilan kali upaya penyelundupan obat keras dan narkotika. Masing-masing tiga kali upaya penyelundupan obat keras dan enam kali upaya penyelundupan sabu.

"Ini merupakan bukti keseriusan TNI Angkatan Laut, khususnya Lanudal Juanda sebagai leading sector dan koordinator pengamanan. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholders Bandara Juanda demi penegakan hukum dan ketertiban. Pengamanan bandara enclave civil ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab kami," tegas Laksamana Muda TNI Bayu Alisyahbana. (E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |