Terlibat Korupsi, Anggota Politbiro Partai Komunis Tiongkok Dipecat

1 week ago 22
Terlibat Korupsi, Anggota Politbiro Partai Komunis Tiongkok Dipecat Presiden Tiongkok Xi Jinping(Xinhua/Ju Peng)

OTORITAS disiplin Tiongkok secara resmi mengeluarkan mantan anggota Politbiro Partai Komunis Tiongkok (PKT) sekaligus mantan Sekretaris Partai wilayah Xinjiang, Ma Xingrui, dari keanggotaan partai. Selain pemecatan dari partai, Ma juga dicopot dari seluruh jabatan publik setelah penyelidikan mendalam terkait dugaan korupsi.

Pengumuman tersebut dirilis oleh media pemerintah Tiongkok pada Selasa (14/7), menyusul rampungnya investigasi oleh Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin (CCDI). Laporan penyelidikan terhadap pria berusia 67 tahun ini sebelumnya telah ditinjau dan disetujui dalam rapat Politbiro pada 30 Juni, sebelum akhirnya dipublikasikan melalui kantor berita Xinhua.

Dalam laporan resminya, CCDI menuduh Ma melakukan serangkaian pelanggaran disiplin dan hukum yang serius. Ma dinyatakan telah kehilangan cita-cita dan keyakinan politiknya, serta mengkhianati prinsip dan misi awal partai. Penyelidikan yang dimulai sejak April lalu ini mengungkap sisi gelap dari karier politik sang pejabat tinggi.

Selain pelanggaran politik, CCDI membeberkan sejumlah tuduhan spesifik, di antaranya:

  • Menerima hadiah dan uang secara tidak sah.
  • Membantu anggota keluarga memperoleh properti dengan harga di bawah pasar.
  • Terlibat dalam praktik transaksi "seks-kekuasaan" dan "seks-uang".
  • Memanfaatkan pengaruh jabatan untuk memperkaya keluarga melalui berbagai aktivitas bisnis.

Xinhua menegaskan bahwa Ma telah menyalahgunakan kekuasaan publik sebagai alat keuntungan pribadi, termasuk dalam pengaturan kontrak proyek, operasi bisnis, hingga promosi jabatan bagi pihak-pihak tertentu.

Dampak Terhadap Struktur Politbiro

Kasus Ma Xingrui tergolong langka karena ia merupakan anggota badan politik tertinggi PKT yang diproses hukum saat masih menjabat dalam periode kepengurusan yang sama (2022-2027). Ia menjadi anggota Politbiro ketiga yang terseret penyelidikan dalam periode ini.

Dengan pemecatan Ma, serta keluarnya mantan Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) He Weidong dan penyelidikan terhadap Zhang Youxia, jumlah anggota Politbiro kini menyusut. Dari semula beranggotakan 24 orang, kini hanya tersisa 21 anggota aktif.

Catatan Penyelidikan: CCDI menilai Ma tidak jujur saat pertama kali dimintai keterangan. Pelanggaran yang dilakukannya disebut tetap berlangsung bahkan setelah Presiden Xi Jinping meluncurkan kampanye besar anti-korupsi pada Kongres Nasional ke-18.

Rekam Jejak: Dari Antariksa ke Xinjiang

Sebelum terjatuh dalam pusaran korupsi, Ma Xingrui memiliki karier yang sangat cemerlang. Ia dikenal sebagai pakar kedirgantaraan yang pernah menjabat sebagai manajer umum China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) periode 2007-2013. Ia bahkan memegang peran kunci sebagai wakil panglima program luar angkasa berawak Tiongkok.

Di ranah birokrasi, Ma pernah menjabat sebagai Gubernur Guangdong dan Sekretaris Partai Shenzhen sebelum ditunjuk memimpin Xinjiang pada 2021 menggantikan Chen Quanguo. Namun, reputasi tersebut kini runtuh seiring dengan temuan korupsi yang merajalela di lingkungan keluarganya.

Otoritas Tiongkok memastikan seluruh aset yang diduga berasal dari tindak pidana akan disita. Perkara Ma kini telah diserahkan kepada lembaga peradilan untuk diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku di Tiongkok. (Fer/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |