PM Inggris Andy Burnham Datangi Kiev, Tegaskan Dukungan Tanpa Batas untuk Ukraina

2 hours ago 3
PM Inggris Andy Burnham Datangi Kiev, Tegaskan Dukungan Tanpa Batas untuk Ukraina Perdana Menteri Inggris Andy Burnham melakukan kunjungan luar negeri pertamanya ke Kiev. Ia menegaskan komitmen penuh Inggris mendukung Ukraina.(Media Sosial X)

PERDANA Menteri Inggris Andy Burnham menandai kunjungan luar negeri pertamanya dengan melawat ke Kiev pada hari Senin. Kehadirannya bertujuan untuk menegaskan kembali dukungan penuh Inggris bagi Ukraina, sekaligus memperingati hari kemerdekaan negara tersebut.

Dalam kunjungan resmi ini, Perdana Menteri Burnham akan memimpin rapat perdana coalition of the willing, sebuah koalisi yang dibentuk Inggris dan Prancis di masa pemerintahan pendahulunya, Sir Keir Starmer. Selain memimpin rapat, Burnham dijadwalkan menerima penghargaan atas nama rakyat Inggris sebagai bentuk apresiasi atas dukungan konsisten terhadap Ukraina, serta menghadiri serangkaian acara peringatan hari kemerdekaan.

Langkah Burnham untuk menegaskan kembali komitmen Inggris dilakukan di tengah meningkatnya intensitas serangan Rusia ke Ukraina dalam beberapa pekan terakhir, termasuk serangan ke sebuah pusat perbelanjaan pada hari Jumat yang menewaskan sedikitnya 16 orang.

"Pada peringatan 35 tahun kemerdekaan Ukraina, rakyat Ukraina tidak boleh ragu: Inggris berada di belakang Anda hari ini dan selama yang dibutuhkan," ujar Burnham menjelang kunjungannya pada Senin.

"Saya bangga atas kontribusi yang telah diberikan negara kita kepada Ukraina dan saya ingin rakyat Ukraina mendengarnya langsung dari saya bahwa dukungan kita tidak akan goyah. Bagaimanapun, keamanan Ukraina adalah keamanan kita."

Burnham menegaskan hubungan persahabatan antara Ukraina dan Inggris akan " bertahan jauh melampaui perang ilegal Rusia". Ia juga memberi peringatan tegas kepada Moskow: "Rusia tidak boleh meragukan tekad kami. Kami tidak akan mundur sampai tercipta perdamaian yang adil dan abadi."

Pernyataan keras tersebut mengemuka setelah Moskow memberikan peringatan terkait penggunaan drone buatan Inggris oleh Ukraina untuk menyerang berbagai infrastruktur di wilayah Rusia. Pihak Kedutaan Besar Rusia di Inggris menuding negara tersebut "secara sengaja memilih eskalasi krisis Ukraina" dan memperingatkan bahwa "semakin dalam keterlibatannya dalam konflik... semakin tinggi harga yang harus dibayar."

Menanggapi ancaman tersebut, Burnham menegaskan posisi Inggris tidak berubah sejak era perdana menteri sebelumnya. "Kami bukan teman di saat senang saja, kami akan ada di sana saat Ukraina membutuhkan dan hal itu tidak akan berubah," tegasnya.

Dalam kunjungan ini, Burnham juga dijadwalkan mengumumkan keputusan pemerintah Inggris yang mengizinkan perusahaan pertahanan MBDA untuk mendesaklasifikasi informasi mengenai komponen Inggris pada rudal jarak jauh Scalp, rudal versi Prancis yang setara dengan Storm Shadow milik Inggris. Kedua rudal tersebut mengusung teknologi gabungan Inggris dan Prancis, di mana Presiden Emmanuel Macron berencana membangun lini perakitan lokal untuk rudal Scalp di Ukraina.

Kunjungan diplomatik ini berlangsung di tengah kabar hilangnya keterwakilan tingkat tinggi Rusia di London. Pihak Kremlin mengonfirmasi bahwa Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrei Kelin, telah meninggalkan posnya di London dalam beberapa pekan terakhir, meski pihak kedutaan menegaskan hal tersebut bukan bentuk penurunan hubungan diplomatik kedua negara. (BBC/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |