Moskow (ANTARA) - Amerika Serikat telah mengerahkan tim penyelamat dan medis, serta bantuan kemanusiaan, untuk mendukung Venezuela menyusul gempa bumi dahsyat, kata pejabat setempat, Kamis.
“[Departemen Luar Negeri] Telah mengerahkan tim bantuan bencana dan satuan tugas untuk menyalurkan serta mengoordinasikan bantuan penting bagi rakyat Venezuela," kata pejabat sementara Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk bantuan luar negeri, urusan kemanusiaan dan kebebasan beragama Jeremy Lewin di media sosial X.
"Bekerja sama dengan mitra kami di pemerintahan sementara Venezuela, AS akan mengirim tim pencarian dan penyelamatan, pasokan medis dan kemanusiaan, serta sumber daya lain pada hari-hari krusial pertama setelah bencana alam tragis ini,” tulis Lewin, menanggapi unggahan Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau terkait gempa tersebut.
Amerika Serikat sedang berkomunikasi dengan otoritas Venezuela dan siap membantu setelah serangkaian guncangan kuat, tulis Landau dalam bahasa Spanyol.
Sejumlah negara mitra juga memutuskan mengirim bantuan ke Venezuela.
Presiden Ekuador Daniel Noboa menulis di X bahwa negaranya akan mengirim bantuan kemanusiaan. Presiden El Salvador Nayib Bukele menyatakan siap mengerahkan 300 pekerja penyelamat dan tenaga medis, beserta 50 ton peralatan dan bantuan.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva juga menyatakan akan memberikan bantuan. Presiden Republik Dominika Luis Abinader memutuskan mengirim tim pencarian dan penyelamatan serta spesialis tanggap darurat.
Perdana Menteri India Narendra Modi juga menyatakan India siap memberikan bantuan yang diperlukan untuk Venezuela.
Dua gempa kuat mengguncang Venezuela pada Rabu. Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 dan yang kedua 7,5. Gempa terjadi 16 kilometer dari Moron dan 24 kilometer dari San Felipe.
Seorang koresponden RIA Novosti melaporkan adanya kerusakan dan korban jiwa di Caracas.
Sementara itu, Presiden Venezuela Nicolas Madura, yang saat ini ditahan di Amerika Serikat, meminta rakyat Venezuela bersatu dan saling membantu menyusul gempa besar yang mengguncang negara Amerika Selatan itu pada Rabu.
"Di masa-masa sulit ini, kami menyerukan persatuan nasional, ketenangan, serta bantuan yang nyata: untuk saling menolong, melindungi, berbagi, menguatkan, dan memulihkan. Venezuela telah melewati berbagai ujian besar, dan kita juga akan bangkit dari cobaan ini dengan lebih kuat—melalui iman, disiplin, dan solidaritas," kata Maduro dalam sebuah pernyataan di platform X.l
Sedangkan, Pemerintah Venezuela resmi menetapkan status darurat nasional menyusul guncangan gempa bumi kuat yang melanda negara tersebut, demikian Pelaksana Tugas (Plt.) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez.
"Kami menetapkan status darurat nasional, sebagaimana diatur dalam konstitusi kami," kata Rodriguez dalam sebuah pidato video pada Rabu malam waktu setempat.
Ia menambahkan bahwa bandara utama Venezuela, Maiquetia, terpaksa ditutup total akibat mengalami kerusakan yang cukup parah.
"Sejumlah wilayah dilaporkan terdampak sangat parah. Di ibu kota Caracas, gedung-gedung runtuh di berbagai area. Negara bagian Miranda dan La Guaira juga mengalami kerusakan signifikan... termasuk juga wilayah Aragua, Carabobo, dan Falcon," jelas Rodriguez.
Lebih lanjut, Rodriguez menyebutkan bahwa sedikitnya 20 gempa susulan telah tercatat pasca dua gempa utama tersebut.
"Saya ingin berterima kasih kepada pemerintah di seluruh dunia yang segera menghubungi Venezuela setelah gempa terjadi untuk menyampaikan rasa solidaritas dan dukungan mereka," ungkap Rodriguez.
Menurutnya, sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Panama, Qatar, Kuba, Nikaragua, Turki, Yordania, Kolombia, Barbados, Inggris, Brasil, dan Meksiko langsung menyatakan kesiapan mereka untuk membantu Venezuela.
Selain itu, perwakilan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta lembaga keuangan internasional dilaporkan telah menghubungi pemerintah Venezuela untuk menawarkan bantuan dalam penanganan pascabencana.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Maduro serukan persatuan nasional menyusul gempa besar di Venezuela
Baca juga: Sedikitnya tiga tewas tertimpa reruntuhan saat gempa guncang Venezuela
Baca juga: Venezuela tetapkan darurat nasional seusai diguncang gempa besar
Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495647/original/074499000_1770385031-barba.jpeg)
















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469567/original/092858600_1768130667-4.jpg)