Jakarta (ANTARA) - Foto mata-mata yang memperlihatkan tampilan Chery Tiggo 7 varian hibrida (Hybrid Electric Vehicle/HEV) yang dapat mengisi daya sendiri dalam pengujian di jalanan China diwartakan menunjukkan bahwa SUV kompak itu akan dijual ke pasar global.
CarNewsChina pada Minggu (21/6) mewartakan bahwa mobil model baru dengan tulisan nama pengembangan "T1E HEV" pada kap mesin itu memiliki emblem Chery berbahasa Inggris serta desain interior khusus untuk pasar ekspor.
Tiggo 7 saat ini tersedia dalam varian kendaraan hibrida ringan (Mild Hybrid Electric Vehicle/MHEV) 48 volt, kendaraan elektrik plug-in hybrid atau PHEV, dan kendaraan dengan mesin pembakaran internal (ICE).
Berbeda dengan PHEV yang menurut Chery Australia mampu menempuh jarak hingga 90 km dalam mode listrik, model MHEV tidak dapat berjalan hanya dengan tenaga listrik.
Mobil varian HEV dapat beroperasi dalam mode listrik untuk waktu singkat, tetapi tidak bisa diisi daya dari sumber eksternal. Kendaraan ini memperoleh pasokan energi dari mesin atau hasil pemulihan selama pengereman.
Sistem ini menawarkan efisiensi maksimal dalam penggunaan kendaraan perkotaan dengan kecepatan rendah dalam skenario kondisi lalu lintas kendaraan stop-and-go.
Baca juga: Mobil NEV China tawarkan efisiensi biaya operasional
Kehadiran varian HEV memungkinkan Chery menjangkau konsumen yang mungkin tertarik pada kendaraan listrik murni maupun PHEV tetapi mengkhawatirkan masalah pengisian daya.
Tiggo 7 HEV yang baru diharapkan mengisi celah di antara varian MHEV dan PHEV.
Model ini diperkirakan menggunakan sistem hibrida "Kun Peng 2.0" milik Chery, yang menggunakan baterai berkapasitas 5,1 kWh dan mendukung motor listrik hingga 150 kW (201 hp).
Dikombinasikan dengan mesin turbo 1,5 liter, total tenaga yang dihasilkan oleh sistem ini diperkirakan mencapai 260 kW (349 hp).
Chery mengklaim sistem HEV tersebut memungkinkan pengguna berkendara menggunakan mode EV lebih lama.
Sistem tersebut juga diklaim dapat menyediakan fungsi pengisian daya AC kendaraan-ke-beban (Vehicle-to-Load/V2L) berdaya tinggi
Fitur ini memungkinkan pengguna mengoperasikan peralatan rumah tangga menggunakan daya dari baterai hibrida, kemampuan yang biasanya hanya tersedia pada kendaraan listrik murni dan PHEV.
Gambar bagian bawah kendaraan memperlihatkan baterai HEV Tiggo 7 ditempatkan di antara kedua sumbu roda dan berada di bawah lantai tengah kendaraan.
Paket baterai HEV berkapasitas 5,1 kWh tersebut diperkirakan menggunakan sistem pendinginan udara.
Tata letak baterai HEV Tiggo 7 identik dengan Tiggo 4 HEV yang menggunakan sistem HEV generasi pertama Chery.
Baca juga: Biaya harian pakai mobil listrik Chery diklaim Rp7.240 sampai Rp17.040
Selain emblem, tampilan eksterior Tiggo 7 HEV hampir sama dengan varian mobil yang sudah ada.
Desain lampu dan bempernya sama seperti varian MHEV, PHEV, maupun ICE. Desain kabinnya juga sama.
Sebagai kendaraan hibrida yang bisa mengisi daya sendiri, Tiggo 7 HEV tidak memiliki port pengisian daya khusus.
Harga model HEV diperkirakan diposisikan di antara Tiggo 7 bermesin bensin dan Tiggo 7 varian PHEV.
Sebagai gambaran, Tiggo 7 bermesin bensin di pasar Australia dijual dengan harga mulai 29.990 dolar Australia (sekitar Rp373 juta) dan varian PHEV "Super Hybrid" dipasarkan mulai 34.990 dolar Australia (sekitar Rp435 juta).
Baca juga: Pemasok Chery mulai produksi massal baterai natrium
Chery Tiggo 7 memiliki ukuran panjang 4.540 mm, lebar 1.870 mm, tinggi 1.170 mm, dan jarak sumbu roda 2.661 mm.
Bobot kosongnya berkisar 1.489 kg hingga 1.788 kg tergantung pada jenis sistem penggerak mobil.
Kendaraan ini menggunakan suspensi depan MacPherson strut dan suspensi belakang multi-link.
Chery Tiggo 7 dipasarkan sebagai Tiggo 7 Plus di China dan saat ini tersedia dalam varian ICE dan PHEV.
Varian PHEV dipasarkan secara agresif di pasar domestik dengan harga 129.900 yuan sampai 149.900 yuan atau sekitar Rp341 juta hingga Rp393 juta.
Baca juga: Honda rilis mobil listrik murah Super-N di Inggris Raya
Baca juga: Pendaftaran EV secara global meningkat menurut data BMI
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495647/original/074499000_1770385031-barba.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469567/original/092858600_1768130667-4.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400184/original/044015200_1762068222-InShot_20251102_134540718.jpg)