PIKI dan Kemenkes Deklarasikan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045

1 week ago 19
 PIKI dan Kemenkes Deklarasikan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 DPP PIKI bersama Kementerian Kesehatan dan berbagai aras gereja menggelar Seminar Nasional.(Dok.Istimewa)

DEWAN Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPP PIKI) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan berbagai aras gereja menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi "Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045" di GBI Bethel Summarecon, The Journey, Bandung. Kegiatan tersebut menjadi forum kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat komitmen membangun sistem kesehatan nasional yang tangguh, inklusif, dan berdaulat menuju Indonesia Emas 2045.

Seminar diikuti unsur pemerintah, akademisi, tenaga kesehatan, tokoh gereja, organisasi kekristenan, serta berbagai pemangku kepentingan. Forum tersebut membahas tantangan kesehatan di masa depan sekaligus merumuskan rekomendasi untuk memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional.

Dalam kegiatan itu, DPP PIKI juga menyerahkan Buku Putih Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 sebagai rekomendasi bagi pemerintah dalam penyusunan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan di bidang kesehatan.

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. "Setiap orang berhak mendapatkan layanan kesehatan," ujar Akhmad Wiyagus.

Dewan Kehormatan DPP PIKI Hashim Djojohadikusumo mengatakan kedaulatan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kedaulatan bangsa. Menurutnya, Indonesia harus memiliki sistem kesehatan yang mandiri, inovatif, dan berkeadilan.

"Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu melindungi kesehatan rakyatnya melalui sistem yang mandiri, inovatif, dan berkeadilan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dan organisasi keagamaan menjadi modal besar untuk mewujudkan Indonesia yang sehat dan berdaya saing menuju tahun 2045," katanya.

INVESTASI JANGKA PANJANG
Ketua Umum DPP PIKI yang juga Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan pembangunan kesehatan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Karena itu, PIKI terus mendorong kontribusi kaum intelektual Kristen dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor kesehatan.

"PIKI percaya bahwa pembangunan kesehatan merupakan investasi utama bagi masa depan bangsa. Melalui seminar nasional ini, kami ingin memperkuat sinergi antara pemerintah, gereja, akademisi, dan masyarakat untuk melahirkan gagasan serta langkah konkret demi terciptanya sistem kesehatan yang semakin kuat, merata, dan berpihak kepada seluruh rakyat Indonesia," ujar Maruarar.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PIKI yang juga Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menilai transformasi sistem kesehatan hanya dapat berhasil melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Kemenkes terus melakukan transformasi sistem kesehatan nasional agar pelayanan semakin berkualitas, mudah diakses, dan berkelanjutan. Kemitraan bersama PIKI dan aras-aras gereja merupakan contoh kolaborasi strategis yang dapat memperkuat edukasi kesehatan, promotif-preventif, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan di Indonesia," katanya.

FONDASI PEMBANGUNAN DAERAH
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi penyelenggaraan seminar nasional tersebut. Menurutnya, kesehatan masyarakat harus menjadi fondasi utama pembangunan daerah maupun nasional.

"Saya menyambut baik kolaborasi antara PIKI, Kemenkes, dan gereja-gereja dalam membangun kesadaran bersama bahwa kesehatan adalah tanggung jawab kita semua. Semangat gotong royong inilah yang akan memperkuat Indonesia menuju 2045. Negara memang harus bertanggung jawab terhadap aspek material warga negara," ujar Dedi.

Seminar Nasional "Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045" menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang diharapkan menjadi masukan bagi penyusunan kebijakan pembangunan kesehatan nasional. DPP PIKI, Kementerian Kesehatan, dan berbagai aras gereja juga menyatakan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi melalui pengembangan gagasan, inovasi, dan program nyata guna mendukung terwujudnya sistem kesehatan Indonesia yang tangguh, merata, dan berdaulat menuju Indonesia Emas 2045. (E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |