Pemkot Balikpapan Bakal Anggaran Rp30 Miliar untuk Seragam Sekolah Gratis

1 week ago 20
Pemkot Balikpapan Bakal Anggaran Rp30 Miliar untuk Seragam Sekolah Gratis Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, saat memakaikan secara simbolis seragam sekolah gratis kepada perwakilan peserta didik baru.(Dok. Pemkot Balikpapan)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program seragam sekolah gratis bagi peserta didik. Pemkot akan menganggarkan sekitar Rp30 miliar untuk tahun ajaran 2026/2027, atau lebih tinggi dibandingkan tahun ini. Bila saat ini setiap anak mendapatkan tiga stel seragam gratis, diharapkan jumlah yang diterima menjadi lima.

“Program seragam sekolah gratis merupakan bentuk kehadiran pemkot dalam menjamin hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak, tanpa memandang kondisi ekonomi keluarganya,” tegas Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, disela-sela penyerahan secara simbolis seragam sekolah gratis kepada peserta didik baru, di SDN 009 Balikpapan Utara, Kamis (16/7).

Dikatakannya, dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar sudah jelas disebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Bukan hanya yang kaya atau yang miskin, tetapi seluruh anak-anak wajib mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan.

Ia mengungkapkan, saat ini, Pemkot Balikpapan masih memberikan tiga stel seragam kepada setiap peserta didik baru. Namun, ia menegaskan jumlah tersebut bukan menjadi target akhir pemerintah daerah.

Selain itu, tambah Rahmad, ke depan Pemkot akan mengupayakan agar bantuan dapat ditingkatkan menjadi lima stel seragam. Sehingga kebutuhan dasar siswa selama menempuh pendidikan dapat terpenuhi dengan lebih baik.

"Sebenarnya yang kita inginkan ada lima pasang seragam. Saat ini baru bisa tiga pasang sesuai kemampuan keuangan daerah. Mudah-mudahan ke depan anggaran kita semakin baik sehingga program ini bisa kita tingkatkan," ujarnya.

Ia menilai penambahan jumlah seragam bukan sekadar bantuan perlengkapan sekolah, melainkan bagian dari upaya mengurangi beban ekonomi keluarga, khususnya saat memasuki tahun ajaran baru.

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan mengalokasikan anggaran meningkat sekitar 10% atau sekitar Rp30 miliar, dibandingkan alokasi tahun sebelumnya. Hal itu, sebagai bentuk komitmen memperluas pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

Rahmad menegaskan, sektor pendidikan bersama kesehatan akan tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan anggaran daerah karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Pemerintah akan terus memprioritaskan anggaran pada sektor yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama pendidikan dan kesehatan," katanya.

Ia berharap kemampuan fiskal Kota Balikpapan terus mengalami peningkatan sehingga berbagai program pelayanan publik dapat diperluas, termasuk mewujudkan target pemberian lima stel seragam gratis bagi seluruh peserta didik baru.

"Besar harapan kami keuangan daerah semakin kuat sehingga program pendidikan dan kesehatan bisa terus kita tingkatkan untuk seluruh masyarakat Balikpapan," pungkasnya.(Z-2) 

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |