Pemkab Kuningan Targetkan Zero RTLH 2028

1 week ago 13
Pemkab Kuningan Targetkan Zero RTLH 2028 Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memeriksa bangunan rumah dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)(MI/NURUL HIDAYAH)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kuningan menargetkan zero Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2028 mendatang. Tahun ini, Pemkab Kuningan mendapatkan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat sebanyak  1.293 unit.

“Jumlah ini melonjak hampir sepuluh kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata hanya sekitar 100 unit,” tutur Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, Rabu (15/7).

Dia menjelaskan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta partisipasi masyarakat menjadi kunci agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga.

”Program ini juga untuk mendukung 3 juta rumah yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.

Dian menambahkan bahwa keberhasilan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) meningkatkan kuota kuota BSPS menjadi bukti bahwa pemerintah daerah harus aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk menghadirkan lebih banyak program bagi masyarakat.

“APBD kita terbatas. Karena itu, kepala daerah harus mampu menjemput peluang dari pemerintah pusat. Jika komunikasi terbangun dengan baik, semakin banyak program yang bisa dibawa pulang untuk masyarakat,” tegasnya.

Dengan keberhasilan meningkatkan kuota BSPS menjadi modal penting untuk mempercepat penanganan sekitar 3.000 RTLH yang masih tersebar di Kabupaten Kuningan. Diharapkan target zero RTLH pada 2028 di Kabupaten Kuningan bisa tercapai.

“Rumah adalah tempat lahirnya kebahagiaan keluarga. Di sanalah anak-anak tumbuh, pendidikan dimulai, dan masa depan dibangun. Karena itu, menyediakan rumah yang layak merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dian.


GOTONG ROYONG MASYARAKAT


Sementara itu Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Kuningan, Deni Hamdani, menjelaskan peningkatan kuota BSPS ini merupakan hasil komunikasi dan koordinasi intensif Pemerintah Kabupaten Kuningan dengan pemerintah pusat.

“Tahun ini menjadi pencapaian luar biasa. Kloter pertama sebanyak 100 rumah sudah mulai dikerjakan, sedangkan total kuota yang kami terima mencapai 1.293 unit dan masih berpotensi bertambah,” jelasnya.

Ditambahkan Deni, BSPS merupakan bantuan stimulan yang keberhasilannya sangat bergantung pada semangat swadaya dan gotong royong masyarakat.

“Kami optimistis target Kuningan bebas rumah tidak layak huni pada 2028 dapat tercapai apabila seluruh elemen bergerak bersama,” tandasnya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |