Optimalkan Pelayanan ke Warga, UPI Cibiru Kenalkan Pemanfaatan Teknologi AI Agent

4 hours ago 3
Optimalkan Pelayanan ke Warga, UPI Cibiru Kenalkan Pemanfaatan Teknologi AI Agent Kampus UPI di Cibiru perkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan masyarakat.(Dok.UPI Kampus Cibiru)

PELAYANAN pemerintahan desa dituntut semakin cepat, praktis, dan terintegrasi di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Cibiru menggandeng perangkat dan lembaga Desa Cibiru Wetan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan masyarakat.

Kolaborasi tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan memberikan pelatihan pemanfaatan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI), khususnya AI Agent, untuk membantu aparatur desa mengotomatisasi pekerjaan administratif yang bersifat rutin dan berulang.

Ketua pelaksana kegiatan, M. Iqbal Ardimansyah, S.T., M.Kom, kemarin memaparkan pemanfaatan AI Agent diharapkan dapat membantu perangkat dan lembaga desa mengelola berbagai proses kerja secara lebih efektif. Teknologi tersebut dipadukan dengan platform otomasi alur kerja N8N sehingga sejumlah proses administrasi dapat terintegrasi dalam satu alur.

“Bayangkan perangkat desa punya asisten digital pribadi. Ketika ada warga yang menyampaikan pengaduan, AI Agent dapat membantu menghubungkan prosesnya dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya,” terangnya.

Menurut Iqbal,  informasi yang masuk melalui formulir pengaduan, misalnya, dapat langsung diteruskan ke pencatatan digital dan dilanjutkan dengan pengiriman notifikasi kepada perangkat desa atau pihak terkait. Dengan pola tersebut, perangkat desa tidak lagi harus memindahkan dan mengolah data secara manual dari berbagai aplikasi. AI Agent membantu mengorkestrasi proses sehingga aparatur dapat lebih fokus pada tindak lanjut dan penyelesaian aduan warga.

"Dalam pelatihan, peserta juga didampingi mahasiswa RPL Kampus UPI di Cibiru, yakni Elgy Sundari dan Nur Fitriani. Para mahasiswa memberikan pendampingan secara langsung kepada perangkat dan lembaga desa selama sesi praktik," tuturnya.

Iqbal menyebut  peserta kemudian mempraktikkan pembuatan layanan pengaduan warga berbasis daring. Ketika warga mengisi formulir pengaduan melalui internet, data secara otomatis tercatat dalam tabel digital dan sistem mengirimkan pemberitahuan melalui email kepada staf desa. Menariknya, rangkaian proses tersebut dapat dibuat tanpa harus menulis kode program yang rumit. Hal ini membuat peserta lebih mudah memahami penerapan otomasi untuk mendukung pekerjaan sehari-hari di lingkungan pemerintahan desa.

Sekretaris Desa Cibiru Wetan, Ade Mahmudin, mengapresiasi pelatihan yang diberikan tim Kampus UPI di Cibiru. Menurut dia, materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan pelayanan administrasi di desa.

“Alhamdulillah dengan adanya pelatihan AI Agent yang telah diadakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia Kampus UPI di Cibiru, sangat membantu sekali terhadap keberlangsungan pelayanan pemerintah Desa Cibiru Wetan dan menambah motivasi bagi kami untuk lebih maju lagi,” ungkapnya.

Ade menambahkan, pemanfaatan teknologi tersebut dapat mendukung pelayanan administrasi kependudukan serta pengelolaan pengaduan, keluhan, informasi, dan saran yang disampaikan masyarakat.

Salah seorang staf lembaga Desa Cibiru Wetan, Yuli yang mengikuti pelatihan juga menilai pendampingan praktik secara langsung memberikan manfaat bagi aktivitas di lapangan, termasuk kegiatan PKK.

“Terima kasih atas pelatihan yang diberikan karena sangat bermanfaat, terutama untuk mendukung kegiatan PKK di lapangan. Pemanfaatan teknologi seperti AI Agent ini tentu semakin memperkuat langkah Cibiru Wetan sebagai desa digital,” sambungnya.

Yuli berharap inovasi berbasis teknologi tersebut dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Cibiru Wetan.

Melalui kegiatan PkM tersebut, Kampus UPI di Cibiru mendorong aparatur Desa Cibiru Wetan agar semakin mandiri dalam memanfaatkan teknologi digital. Penggunaan AI Agent dan otomasi diharapkan menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, terintegrasi, ramah, dan modern bagi masyarakat. (E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |