Ilustrasi(Dok NASA)
BADAN antariksa Amerika Serikat, NASA, kembali membuka peluang bagi masyarakat sipil untuk berkontribusi langsung dalam ambisi besar eksplorasi antariksa. Melalui program bertajuk Moon and Mars Exploration Analog (M2A), NASA mencari empat relawan untuk menjalani misi simulasi yang dirancang guna menguji kesiapan manusia sebelum benar-benar diberangkatkan ke Bulan dan Mars.
Program M2A yang diumumkan pada 1 Juli 2026 ini merupakan langkah strategis NASA dalam menggabungkan dua penelitian analog sebelumnya, yaitu Crew Health and Performance Exploration Analog (CHAPEA) dan Human Exploration Research Analog (HERA).
Dengan integrasi ini, NASA berharap mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai tantangan perjalanan antariksa sekaligus kehidupan di permukaan planet dalam satu rangkaian riset yang utuh.
Simulasi Kehidupan di Planet Merah
Misi ini dijadwalkan dimulai paling cepat pada Agustus 2027 di NASA Johnson Space Center, Houston. Selama 12 bulan penuh, empat peserta terpilih akan tinggal di dalam habitat tertutup yang dirancang sangat mirip dengan lingkungan antariksa yang ekstrem.
Para relawan akan menjalani rutinitas layaknya astronot sungguhan, termasuk melakukan eksplorasi permukaan menggunakan teknologi augmented reality (AR). Mereka juga akan diuji dengan berbagai skenario sulit, seperti keterbatasan sumber daya, jeda komunikasi dengan Bumi, hingga dampak psikologis akibat isolasi jangka panjang.
Data yang dikumpulkan selama misi akan menjadi acuan penting bagi NASA untuk memantau kesehatan fisik, mental, serta dinamika kerja tim dalam kondisi tekanan tinggi.
Kualifikasi dan Persyaratan Ketat
Mengingat bobot misi yang berat, NASA menetapkan standar kualifikasi yang hampir setara dengan seleksi astronot profesional. Pelamar harus memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta kondisi fisik yang prima.
Berikut adalah rincian persyaratan bagi calon relawan M2A:
| Kewarganegaraan | Warga Negara AS atau pemegang Green Card |
| Usia | 30 hingga 55 tahun |
| Tinggi Badan | Maksimal 74 inci (sekitar 188 cm) |
| Pendidikan | Minimal Sarjana (S1) di bidang Teknik, Biologi, Fisika, atau Matematika |
| Kesehatan Khusus | Tidak ada riwayat sleepwalking atau ketergantungan obat tidur |
| Komitmen Waktu | Sekitar 14 bulan (termasuk proses seleksi dan persiapan) |
Selain kualifikasi akademik, pengalaman militer atau gelar lanjutan (S2/S3) di bidang terkait juga dapat diperhitungkan sebagai nilai tambah dalam proses seleksi yang akan berlangsung selama beberapa hari tersebut.
Pijakan Menuju Program Artemis
Keberhasilan misi M2A akan menjadi fondasi krusial bagi Program Artemis. Program ini bertujuan untuk memantapkan kehadiran manusia di Bulan sebelum melangkah lebih jauh menuju misi berawak ke Mars di masa depan.
Dengan menyempurnakan teknologi, prosedur operasional, serta strategi menjaga kesehatan mental awak, NASA optimis dapat meminimalisir risiko dalam misi antariksa berdurasi panjang. Hasil penelitian dari simulasi ini diharapkan mampu memberikan jawaban atas tantangan-tantangan biologis dan teknis yang selama ini menjadi hambatan utama dalam penjelajahan jauh ke luar angkasa. (NASA/Z-1)


















































