KontraS: Wakil Kepala BAIS TNI Dikabarkan Mundur

5 hours ago 2

DUA pimpinan Badan Intelijen Strategis Tentara Nasional Indonesia (BAIS TNI) diisukan kembali meletakkan jabatan. Isu mundurnya dua petinggi satuan elite tersebut diduga berkaitan dengan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan, ia memperoleh informasi bahwa Wakil Kepala BAIS TNI Mayor Jenderal Bosco Haryo Yunanto juga mengundurkan diri. “Kami dengar seperti itu,” ujar Dimas kepada Tempo, Rabu, 15 April 2026.

Bosco mulai menjabat sebagai Wakil Kepala BAIS TNI pada April 2025. Ia menggantikan Marsekal Muda TNI M. Tawakal S. Sidik. Sebelumnya, Bosco menjabat sebagai Sekretaris BAIS TNI sejak September 2024.

Selain posisi Wakil Kepala BAIS TNI, jabatan Direktur Direktorat E BAIS TNI juga disebut mengalami pergantian. Namun, hingga kini belum diketahui siapa yang menggantikan kedua posisi tersebut. “Ini menjadi tanda tanya besar,” kata Dimas dalam keterangan tertulis.

Dimas menilai penyelesaian kasus teror air keras tidak boleh berhenti pada mundurnya para petinggi BAIS TNI. Ia menegaskan bahwa pertanggungjawaban etik tidak dapat menggantikan upaya pengusutan terhadap dugaan rantai komando di balik insiden tersebut.

Tempo telah mengonfirmasi kabar peletakan jabatan Bosco tersebut kepada Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasrullah. Namun, Aulia belum memberikan tanggapan atas pesan yang telah dibaca.

Sebelumnya, Kepala BAIS TNI Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo juga menyerahkan jabatannya. “Sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais,” kata Aulia, Rabu, 25 Maret 2026.

Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah menetapkan empat anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI sebagai tersangka. Mereka adalah Kapten Nandala Dwi Prasetia, Letnan Satu Budi Heriyanto Dwi Cahyono, Letnan Satu SL, serta Sersan Dua ES.

Novali Panji Nugroho berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |