Daftar Lengkap Penyanyi Piala Dunia yang Mengisi Lagu Resmi FIFA dari Masa ke Masa

1 hour ago 1

CANTIKA.COM, Jakarta - Sepak bola dan musik selalu menjadi kombinasi yang tak terpisahkan. Setiap edisi Piala Dunia FIFA menghadirkan lagu yang dirancang untuk menyatukan penggemar dari berbagai negara, bahasa, dan budaya. Dari lagu berbahasa Spanyol di era 1960-an hingga kolaborasi lintas benua pada FIFA World Cup 2026, daftar penyanyi lagu resmi FIFA terus berkembang mengikuti zaman.

Menariknya, tidak semua lagu resmi Piala Dunia memiliki format yang sama. Ada yang berupa anthem resmi FIFA, lagu promosi global, hingga soundtrack yang menjadi identitas sebuah turnamen. Beberapa bahkan jauh lebih populer dibanding kompetisinya sendiri, seperti "The Cup of Life" milik Ricky Martin atau "Waka Waka" dari Shakira.

Berikut daftar lengkap penyanyi lagu resmi Piala Dunia dan kisah di balik lagu-lagu ikonik tersebut.

17 Daftar Penyanyi Lagu Resmi FIFA Piala Dunia dari Masa ke Masa

1962 – Los Ramblers: "El Rock del Mundial" (Chile)

Sejarah lagu piala dunia dari masa ke masa dimulai pada Piala Dunia 1962 di Chile. Grup musik asal Chile, Los Ramblers, merilis "El Rock del Mundial" yang kemudian dianggap sebagai lagu Piala Dunia pertama dalam sejarah.

Lagu berbahasa Spanyol ini mengusung nuansa rock and roll yang sedang populer pada era tersebut. Meski belum berstatus anthem resmi seperti sekarang, lagu ini berhasil menjadi simbol kemeriahan turnamen dan membuka tradisi musik Piala Dunia yang terus berlangsung hingga saat ini.

1966 – Lonnie Donegan: "World Cup Willie" (Inggris)

Empat tahun kemudian, Inggris menghadirkan "World Cup Willie" yang dinyanyikan oleh musisi skiffle asal Inggris, Lonnie Donegan.

Nama lagu ini diambil dari maskot resmi Piala Dunia 1966, seekor singa bernama Willie. Dengan lirik berbahasa Inggris yang ceria dan mudah diingat, lagu ini menjadi bagian penting dari identitas turnamen yang akhirnya dimenangkan tuan rumah Inggris.

1970 – Los Hermanos Zavala: "Fútbol México 70" (Meksiko)

Saat Meksiko menjadi negara Amerika Latin pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia, Los Hermanos Zavala dipercaya membawakan "Fútbol México 70".

Lagu ini sarat unsur budaya lokal dan menggunakan bahasa Spanyol sebagai bahasa utama. Nuansa musiknya menggambarkan kebanggaan Meksiko dalam menyelenggarakan salah satu ajang olahraga terbesar di dunia.

1974 – Maryla Rodowicz: "Futbol" (Jerman Barat)

Penyanyi Polandia Maryla Rodowicz menghadirkan sesuatu yang unik lewat lagu "Futbol".

Tak hanya satu bahasa, lagu ini dibawakan dalam lima bahasa sekaligus, yaitu Polandia, Inggris, Jerman, Rusia, dan Spanyol. Pendekatan multibahasa tersebut dianggap sangat progresif pada masanya karena mencerminkan semangat persatuan antarbangsa yang menjadi inti Piala Dunia.

1978 – Buenos Aires Municipal Symphony: "El Mundial" (Argentina)

Piala Dunia 1978 menghadirkan sesuatu yang berbeda. "El Mundial" merupakan komposisi instrumental karya komposer legendaris Italia, Ennio Morricone.

Berbeda dengan edisi lainnya, lagu ini tidak memiliki vokal maupun lirik. Hingga kini, "El Mundial" masih dikenang sebagai satu-satunya anthem Piala Dunia dari FIFA yang sepenuhnya berbentuk musik orkestral.

1982 – Plácido Domingo: "Mundial '82" (Spanyol)

Tenor opera kelas dunia asal Spanyol, Plácido Domingo, dipercaya menyanyikan "Mundial '82".

Pemilihan Domingo dianggap tepat karena turnamen berlangsung di negara asalnya. Lagu berbahasa Spanyol ini dipadukan dengan aransemen orkestra yang megah sehingga menghadirkan kesan elegan dan berkelas.

1986 – Stephanie Lawrence: "A Special Kind of Hero" (Meksiko)

Piala Dunia 1986 menghadirkan lagu "A Special Kind of Hero" yang dibawakan oleh Stephanie Lawrence, aktris sekaligus penyanyi asal Inggris.

Menariknya, lagu ini ditulis oleh Rick Wakeman, keyboardist grup rock progresif Yes. Pada edisi ini juga muncul sejumlah lagu populer lain yang tidak berstatus resmi, termasuk "Hot Hot Hot" milik Arrow yang sangat identik dengan atmosfer pesta khas Amerika Latin.

1990 – Edoardo Bennato & Gianna Nannini: "Un'estate Italiana" (Italia)

Banyak penggemar sepak bola menganggap "Un'estate Italiana" sebagai salah satu soundtrack terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.

Dinyanyikan oleh Edoardo Bennato dan Gianna Nannini, lagu ini menjadi official song FIFA pertama yang benar-benar diakui secara luas sebagai lagu resmi turnamen. Produksinya ditangani oleh Giorgio Moroder, salah satu nama paling berpengaruh dalam industri musik dunia.

Selain versi Italia, tersedia pula versi bahasa Inggris yang dibawakan Giorgio Moroder Project.

1994 – Daryl Hall & Sounds of Blackness: "Gloryland" (Amerika Serikat)

Ketika Piala Dunia pertama kali digelar di Amerika Serikat, Daryl Hall dari duo Hall & Oates berkolaborasi dengan kelompok gospel Sounds of Blackness untuk membawakan "Gloryland".

Lagu ini membawa pesan harapan, kebersamaan, dan persatuan. Nilai-nilai tersebut sangat sejalan dengan semangat turnamen yang memperkenalkan sepak bola kepada audiens Amerika dalam skala yang lebih besar.

Menariknya, lagu legendaris We Are the Champions milik Queen juga digunakan sebagai lagu promosi resmi selama turnamen berlangsung.

1998 – Ricky Martin: "La Copa de la Vida (The Cup of Life)" (Prancis)

Jika berbicara soal penyanyi piala dunia yang tetap eksis sepanjang masa, nama Ricky Martin hampir pasti masuk daftar teratas.

"La Copa de la Vida (The Cup of Life)" menjadi salah satu lagu Piala Dunia paling sukses sepanjang sejarah. Lagu ini sukses menembus tangga lagu internasional dan membantu membawa Ricky Martin ke panggung global.

Pada edisi yang sama, FIFA juga memiliki anthem resmi yang dibawakan oleh Youssou N'Dour dan Axelle Red. Namun popularitas lagu Ricky Martin jauh melampaui anthem resminya.

2002 – Anastacia: "Boom" (Korea Selatan & Jepang)

Penyanyi R&B asal Amerika Serikat, Anastacia, dipercaya membawakan "Boom".

Lagu ini berhasil menjadi favorit banyak penggemar sepak bola dan bahkan terpilih sebagai lagu Piala Dunia favorit versi MTV Italia pada 2014. Selain itu, edisi 2002 juga memiliki anthem instrumental berjudul "Anthem" karya Vangelis.

2006 – Il Divo ft. Toni Braxton & Herbert Grönemeyer (Jerman)

Piala Dunia 2006 menghadirkan dua lagu resmi sekaligus.

Yang pertama adalah "The Time of Our Lives" dari Il Divo bersama Toni Braxton. Lagu ini hadir sebagai ballad megah yang penuh emosi.

Lagu kedua adalah "Zeit dass sich was dreht (Celebrate The Day)" yang dibawakan Herbert Grönemeyer bersama duo Mali, Amadou & Mariam.

Pada tahun yang sama, Shakira turut meramaikan turnamen lewat versi "Hips Don't Lie (Bamboo Mix)" yang sering dianggap sebagai lagu semi-resmi.

2010 – Shakira: "Waka Waka (This Time for Africa)" (Afrika Selatan)

Sulit membahas lagu “Waka Waka” dari Shakira di Piala Dunia 2010 tanpa menyebut statusnya sebagai lagu Piala Dunia paling sukses sepanjang masa.

Shakira berkolaborasi dengan Freshlyground untuk menghadirkan lagu yang memadukan Afro-pop, reggaeton, dan pop Latin. Hingga kini, lagu tersebut telah mengumpulkan miliaran penayangan dan menjadi simbol perayaan sepak bola global.

Makna utama "Waka Waka" adalah semangat pantang menyerah, persatuan, dan optimisme. Tak heran jika banyak orang masih menganggapnya sebagai soundtrack Piala Dunia terbaik sepanjang sejarah.

Selain itu, K'Naan juga sukses lewat "Wavin' Flag" yang menjadi lagu promosi resmi Coca-Cola.

2014 – Pitbull ft. Jennifer Lopez & Claudia Leitte: "We Are One (Ole Ola)" (Brasil)

Brasil dikenal sebagai negara sepak bola, sehingga lagu resmi FIFA 2014 juga sarat nuansa pesta khas Amerika Latin.

Kolaborasi antara Pitbull, Jennifer Lopez, dan Claudia Leitte menghasilkan "We Are One (Ole Ola)".

Di edisi yang sama, Shakira kembali tampil lewat "La La La (Brasil 2014)" bersama Carlinhos Brown. Sementara itu, "Dar um Jeito (We Will Find a Way)" dibawakan oleh Carlos Santana, Wyclef Jean, Avicii, dan Alexandre Pires.

2018 – Nicky Jam ft. Will Smith & Era Istrefi: "Live It Up" (Rusia)

Untuk Rusia 2018, FIFA memilih kolaborasi lintas genre dan lintas negara. "Live It Up" dibawakan oleh Nicky Jam, Will Smith, dan Era Istrefi.

Lagu ini diproduseri oleh Diplo. Sementara itu, "Colors" dari Jason Derulo menjadi lagu resmi Coca-Cola yang juga sangat populer di era Piala Dunia 2018.

2022 – Trinidad Cardona, Davido & Aisha: "Hayya Hayya (Better Together)" (Qatar)

Lagu “Hayya Hayya” di Piala Dunia 2022 tidak bisa dilewatkan karena menjadi lagu resmi pertama FIFA yang dirilis untuk turnamen Qatar.

Lagu ini dibawakan oleh Trinidad Cardona, Davido, dan Aisha, serta diproduseri oleh RedOne. Lagu tersebut dirilis pada 1 April 2022 dan membawa pesan kebersamaan lintas budaya.

Qatar 2022 juga menghadirkan beberapa lagu resmi lain, termasuk "Arhbo" oleh Gims dan Ozuna, "Dreamers" dari Jungkook bersama Fahad Al-Kubaisi, "Light The Sky", serta "Tukoh Taka" yang dibawakan Nicki Minaj, Maluma, dan Myriam Fares.

2026 – Shakira & Burna Boy: "Dai Dai" (Kanada, Meksiko, Amerika Serikat)

Untuk FIFA World Cup 2026, FIFA menunjuk kembali Shakira sebagai pengisi lagu utama melalui "Dai Dai" bersama Burna Boy. Lagu tersebut dirilis pada 15 Mei 2026 sebagai lagu resmi FIFA 2026.

Dai Dai jadi salah satu lagu Piala Dunia 2026 yang memadukan Afrobeats, dance-pop, dan reggaeton dengan pesan persatuan global. Lagu ini ditulis bersama Ed Sheeran dan menghadirkan berbagai unsur bahasa internasional dalam chorus-nya. FIFA menyebut lagu ini sebagai perayaan sepak bola, budaya, dan persatuan dunia. 

Kehadiran lagu ini menjadikan Shakira sebagai artis pertama yang terlibat dalam empat era musik Piala Dunia berbeda, memperkuat posisinya sebagai salah satu penyanyi lagu piala dunia 2026 sekaligus ikon musik sepak bola dunia. 

Selain "Dai Dai", album resmi FIFA 2026 juga menghadirkan:

  • "Lighter" – Jelly Roll & Carín León
  • "Por Ella" – Belinda & Los Ángeles Azules
  • "Echo" – Daddy Yankee & Shenseea
  • "Illuminate" – Jessie Reyez & Elyanna
  • "Goals" – Lisa, Anitta & Rema
  • "Game Time" – Future & Tyla. 

Dari "El Rock del Mundial" hingga "Dai Dai", perjalanan soundtrack resmi FIFA World Cup menunjukkan bagaimana sepak bola dan musik berkembang bersama. Setiap generasi memiliki lagu favoritnya sendiri, tetapi nama-nama seperti Ricky Martin, Shakira, hingga Jungkook berhasil membuktikan bahwa musik dapat menjadi bahasa universal yang menyatukan miliaran penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Pilihan Editor: Profil Lee Jae-wook dan 5 Drakor Terbaiknya yang Wajib Ditonton

INSIDE FIFA | HOUSTON CHRONICLE | SPOTIFY | BILLBOARD | FIFA.COM

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |